Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaEkobisEksekutif

Perumda Air Minum Makassar Rancang Bisnis, Tambah Dua IPA dan Bangun Gedung Komersial

×

Perumda Air Minum Makassar Rancang Bisnis, Tambah Dua IPA dan Bangun Gedung Komersial

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

Perumda Air Minum Kota Makassar akan menambah cakupan distribusi air di Kota Makasar, itu bertujuan untuk memberikan layanan dasar kepada masyarakat secara menyeluruh.

Tahun ini, Perumda Air Minum Kota Makassar akan menambah distribusi air di wilayah utara kota dan di daerah Barombong, Kecamatan Tamalate.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dua Instalasi Pengelolaan Air (IPA) tersebut rencananya akan dibangun pada Maret dan diproyeksi bisa dimanfaatkan masyarakat pada April mendatang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar mengatakan, wilayah utara kota seperti di Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, hingga Biringkanaya sejauh ini masih sulit mendapatkan air bersih.

“Seperti yang saya janjikan kemarin bahwa di utara kota, ada beberapa daerah yang tidak dapat air, mudah-mudahan di Maret kita bisa pasang dua pompa, kita berharap bisa menutupi kecukupan air yang selama ini belum dirasakan masyarakat, April semoga mereka bisa dapat pelayanan air,” ucap Beni Iskandar saat ditemui di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jl Ratulangi, Selasa (28/2/2023).

Hadirnya dua IPA tersebut sekaligus akan menambah cakupan pelayanan air sesuai dengan target yang diberikan oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

Perumda Air Minum Kota Makassar dipacu untuk bisa meningkatkan cakupan layanan air dai 68 persen menjadi 85 persen.

Proyeksinya, jika kedua IPA terwujud tahun ini, 2024 mendatang jumlah pelanggan bisa bertambah signifikan hingga 150 ribu.

Sekarang ini, jumlah pelanggan aktif di Perumda Air Minum Kota Makassar capai 179 ribu, sementara pelanggan non aktif sebanyak 23 ribu lebih.

Dengan begitu, meningkatnya cakupan layanan air bersih secara otomatis akan memompa potensi pendapatan yang bersumber dari air bersih.

“Tentu kalau cakupan pelayanan meningkat pendapatan air juga otomatis meningkat karena dia berbanding lurus dengan pemakaian air dan jumlah penduduk,” sebutnya.

Rencana bisnis Perumda Air Minum Kota Makassar, kata Beni, telah dipaparkan saat rapat koordinasi (rakor) pendapatan di Bali beberapa waktu lalu.

Ke depan, Perumda Air Minum Kota Makassar tidak hanya berkutat pada bisnis layanan air bersih tapi juga menyasar potensi pendapatan lainnya.

Misalnya, memberikan layanan air siap minum hingga mengembangkan aset yang tidak bergerak agar menjadi pusat bisnis.

Perumda Air Minum Kota Makassar akan membangun gedung delapan lantai, ukurannya sekira 20×20 meter persegi.

Gedung tersebut akan menjadi perkantoran komersil yang bisa disewakan ke instansi lain.

Rencananya, Perumda Air Minum Kota Makassar akan menyasar BUMD lain untuk berkantor di gedung baru tersebut.

“Tahun ini saya akan bangun gedung delapan lantai yang bisa jadi pusat perkantoran komersil sehingga semua BUMD bisa bergabung disini dengan sistem sewa, desainnya sudah selesai sisa tahapan ground breaking saya harap wali kota resmikan,” ungkapnya.

Gedung tersebut menggunakan skema desain and build dengan proyeksi pengerjaan paling lambat dua tahun (multiyears).

Inspektorat hingga BPKP akan melakukan pendampingan untuk pembangunan gedung komersil tersebut.

Inovasi lain yang akan dicanangkan untuk melampaui target pendapatan ialah memaksimalkan program penagihan serentak.

PDAM akan menurunkan angka denda bagi masyarakat yang menunggak pembayarannya.

Misalnya, golongan R1 sampai R3 dari Rp 25 ribu jadi Rp 10 ribu. Sementara R4 keatas dendanya tetap Rp 35 ribu.

“Itu untuk pendapatan non air harus kita tingkatkan dari yang sebelumnya Rp 2 miliar kita harap bisa meningkat di tahun 2023,” harapnya.

Adapun laba perusahaan Perumda Air Minum Kota Makassar mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Laba perusahaan pada 2021 sebesar Rp 16 miliar, sementara di 2022 naik menjadi Rp 27,8 miliar.

Perumda Air Minum Kota Makassar juga berhasil melunasi utang perusahaan atau defisit sebesar Rp 5,9 miliar.

Tahun ini, Perumda Air Minum Kota Makassar akan menyumbang dividen untuk Pemkot Makassar sebesar Rp 9,8 miliar. (IB)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300