Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Puluhan Pemuda Demo Kantor Walkot Palopo, Ini Tuntutannya

×

Puluhan Pemuda Demo Kantor Walkot Palopo, Ini Tuntutannya

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Demo di depan Kantor Wali Kota Palopo.
Example 325x300

klikkiri.co – Puluhan Pemuda dan mahasiswa mengatasnamakan Pemerhati Masyarakat Palopo (PMP) berdemonstrasi di depan Kantor Wali Kota Palopo.

Mereka menuntut Pj Wali Kota membayarkan kegiatan proyek yang terhenti karena gagal bayar.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Koordinator PMP, Sumardi mengatakan bahwa Asrul Sani selalu Pj Wali Kota setelah dilantik, banyak membuat kebijakan yang kontroversial dan merugikan masyarakat kota Palopo.

“Lihat saja insentif RT/RW dan para guru mengaji sampai hari ini menunggak belum dibayarkan, malahan pemerintah lebih memilih menganggarkan program baru, yang perlu kita pertanyakan urgensinya,” ungkap Sumardi yang akrab disapa Bung Black.

Menurutnya, banyak kegiatan atau program peninggalan walikota sebelumnya yang diabaikan oleh Pj Wali Kota saat ini.

“Kasihan para penguasa lokal yang mengerjakan proyek pembangunan di kota palopo, harus menunggu pembayaran yang tidak ada kepastian dari pemerintah, sedang bunga pinjaman bank sudah menumpuk untuk dibayarkan,” ucapnya.

“Tentu hal ini kita sesalkan, karena Pj Wali Kota yang seharusnya hadir untuk menjaga kondusifitas menjelang pemilu dan Pilkada malah banyak membuat kebijakan yang merugikan rakyat,” tambahnya.

Ia juga meminta Pj Wali Kota Palopo untuk segera memberikan kepastian, terkait pembayaran proyek yang saat ini tertunda pengerjaannya karena belum dibayarkan.

“Kami butuh kepastian agar proyek-proyek yang sedang berjalan ini dibayarkan oleh pemerintah, karena ini menyangkut hak dan kewajiban,” tutupnya.

Tuntutan: 

  1. Pj Wali Kota Palopo Segera tindaklanjuti isu korupsi yang mencoreng citra pemerintah, seperti permintaan fee dan jual beli jabatan, dengan melakukan penyelidikan mendalam.
  2. Percepat penyelesaian proyek infrastruktur yang tertunda, seperti Revitalisasi Stadion Lagaligo, Pembangunan Gedung Kesenian, Normalisasi Sungai, dan Pembangunan Talud, dengan memastikan pencairan dana sesuai dengan kebutuhan proyek.
  3. Tingkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait kebijakan, program, dan proyek yang sedang dilaksanakan, guna membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat secara aktif. (***)
Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300