Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Andi Elsa, Putri Prof Sukardi Weda Jadi Doktor Termuda Unhas

×

Andi Elsa, Putri Prof Sukardi Weda Jadi Doktor Termuda Unhas

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar Promosi Doktor (S3) pada Jumat, 17/5/2024 di Ruang Senat FIB Unhas atas nama Andi Elsa Fadhilah Sakti atau biasa dipanggil Elsa. Putri Prof Dr Sukardi Weda ini berhasil menyelesaikan Program S3-nya di FIB Unhas dengan topik penelitian bullying.

Andi Elsa Fadhilah Sakti tercatat sebagai Doktor Pertama ELS FIB Unhas sekaligus sebagai Doktor termuda yang pernah dihasilkan Universitas Hasanuddin (Unhas) selama ini.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Gadis kelahiran Soppeng 9 Oktober 1996 tersebut, berhasil meraih gelar akademik tertinggi, Doktor dalam Program Studi Bahasa Inggris (English Language Studies/ELS).

Jika dihitung saat lahir dengan saat meraih gelar doktor, Andi Elsa Fadhilah Sakti mampu menyelesaikan pendidikan Doktornya dalam usia 27 tahun dan tercatat sebagai Doktor termuda yang pernah dihasilkan Unhas.

Andi Elsa Fadhilah Sakti dalam ujian promosi Doktor dipimpin oleh Dekan Fakultas lImu Budaya Unhas Prof.Dr. Akin Duli, M.A. itu, mempertahankan disertasi berjudul “Bullyng as Social Phenomena in Stargirl by Jerry Spinnelli and Unfriend You” Mashkah Kau Temanku? By Dyah Rinni (A Comparative Study) – Perundungan sebagai Fenomena Sosial di Stargirl oleh Jerry Spinnelli dan Unfriend You: Masihkah Kau Temanku? Oleh Dyah Rinni.”

Bertindak sebagai Promotor adalah Prof. Dr. Fathu Rahman, M.Hum yang juga mantan WD 1 FIB Unhas dan Ko Promotor masing-masing adalah Prof. Dr. M. Amir P.,M.Hum, dan Prof. Dr. Harlinah Sahib, M.Hum. Adapun yang bertindak sebagai Penguji eksternal adalah Prof. Drs. Muhammad Basri Jafar, M.A.,Ph.D. dari UNM dan Penguji internal adalah Prof. Dr. Noer Jihad Saleh, M.A. , Dra.Herawaty, M.Hum, M.A., Ph.D., dan Dr.Prasuri Kuswarini, M.A.

Dalam pemaparannya, gadis kelahiran Panincong Soppeng pada 9 Oktober 1996 tersebut mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji dengan sangat meyakinkan.

Ia dengan tegas mengatakan bahwa fenomena bullying (perundungan) memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kesejahteraan dan perkembangan anak dan remaja, khususnya siswa baru di suatu sekolah, menyebabkan prestasi siswa menurun, rasa percaya diri berkurang, bahkan terkadang ada pikiran untuk bunuh diri karena merasa tidak mendapat penerimaan yang baik di sekolah.

Selain itu, bullying juga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekolah, sehingga menimbulkan suasana yang tidak aman dan tidak kondusif dalam pembelajaran.

Aktivitas bullying di sekolah dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan fisik korban bullying. Seperti diketahui, saat ini perilaku bullying marak terjadi terutama di kalangan anak sekolah dasar, hingga jenjang pendidikan tinggi. Bullying dikatakan sebagai suatu bentuk kekerasan yang dilakukan oleh teman sebaya atau senior terhadap seseorang atau orang yang lebih lemah untuk mendapatkan keuntungan atau kepuasan bagi dirinya sendiri.

 

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300