Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

LEPTAN Nusantara Demo Tolak Hadirnya W Super Club Makassar

×

LEPTAN Nusantara Demo Tolak Hadirnya W Super Club Makassar

Sebarkan artikel ini
Puluhan massa aksi melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat, (31/5/24).
Example 325x300

klikkiri.co – Layar Pembaruan Pemuda Tani Nelayan Nusantara (LEPTAN) merespon kehadiran W Super Club di Kota Makassar.

Puluhan massa aksi melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat, (31/5/24).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Yus selaku Koordinator lapangan menyampaikan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan merupakan respons atas diresmikannya W Super club beberapa hari yang lalu.

“Kemudian yang membuat kita tidak terima adanya statement dari Hotman Paris menjelaskan bahwa dengan adanya W Super Club Ini merupakan salah satu tempat yang akan dijadikan restoran untuk elite di Kota Makassar dan akan berdansa sampai akhir zaman, kemudian mencari sampai seribu wanita cantik untuk dipekerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, ini sebuah tamparan keras bagi masyarakat Bugis Makassar yang secara keagamaan dan kebudayaan menjunjung tinggi moralitas adab dalam kehidupan sehari-hari, tentu dengan adanya W Super Club ini akan membawa dampak buruk bagi generasi muda yang ada di Kota Makassar.

Ia juga menambahkan dan meminta kepada Hotman Paris untuk melakukan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Bugis Makassar atas statemen yang dikeluarkan.

“Karena kembali kami ingatkan dan tegaskan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam peresmian W super Club Makassar bahwa Sulawesi Selatan khususnya kota Makassar, Jangan pernah disamakan dengan kota kota lain apalagi kota Makassar adalah kota Daeng yang menjunjung tinggi kebudayaan dan rasa malu,” ucap Yus selaku Korlap.

Ketua Umum LEKPTAN Nusantara, Hasrul Rahman menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat bahwa secara tegas semua akan menolak keras karena dianggap telah menodai kebudayaan masyarakat Bugis Makassar.

“Kehadiran tempat semacam W Super Club ini dikhawatirkan menjadi tempat maksiat yang bisa merusak tatanan masyarakat Bugis Makassar,” katanya.

Arul menegaskan akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak jika dalam waktu tidak ada respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sulsel. (***)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300