Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Andi Irwan Patawari Disebut Bakal Jadi Kuda Hitam Pilkada Sinjai

×

Andi Irwan Patawari Disebut Bakal Jadi Kuda Hitam Pilkada Sinjai

Sebarkan artikel ini
Andi Irwan Patawari.
Example 325x300

klikkiri.co – Perhelatan Pilkada 2024 Kabupaten Sinjai menjadi topik hangat tersendiri pasca hijrahnya Andi Seto Asapa menyatakan diri bertarung di Pilwali Makassar. Sinjai kini menjadi panggung tarung bebas bagi para kandidat potensial.

Berbagai figur bermunculan, hingga santer kabar terakhir kandidat paling diunggulkan sejumlah pihak konon kabarnya tak jadi naik ring. H Badris Salam kandidat yang paling diunggulkan menggantikan Seto di Sinjai tengarai gagal bertarung sebelum mendaftar.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Analisa menarik muncul dari Sekretaris Partai Kebangkitan Nusantara Pimpinan Daerah (PIMDA) Sulawesi Selatan. Nurhidayatullah B Cottong yang sekaligus PltnKetua PKN Kabupaten Sinjai. Ia memetakan beberapa figur yang muncul.

Hijrahnya Andi Seto dan Batalnya H Badris Salam menurutnya menjadikan Sinjai semakin berada pada panggung kebebasan yang serba fleksibel dalam dinamika politik.

“Hanya satu paslon yang boleh dikata per hari ini sudah agak terang yakni PKS-Nasdem, Muzayyin-Andi Enda. Selebihnya masih status free alias jomblo bimbang mau dengan siapa dan berkoalisi dengan siapa untuk melawan Partai Nasdem sebagai partai pemenang di Sinjai,” ujarnya. Selasa (11/6/24).

Sebut saja eks Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong. Dalam karir politiknya cukup cemerlang, dari menjadi anggota DPRD hingga Wakil Bupati sekaligus Ketua Golkar Sinjai dan mencoba meraih keberuntungan menjadi 01 Sinjai. Pantas, dalam beberapa koridor ilmiah menempatkan dirinya sebagai yang terpopuler kala ini. Namun, tentu mesti hati hati dalam memilih pasangan agar mampu mengalahkan Muzayyin-Andi Enda.

Nama Andi Mahyanto Mazda (AMM) belakangan ini dalam setiap kontestasi Pilkada tak pernah lepas, terakhir berpasangan dengan Sabirin Yahya. Mantan Bupati Sinjai, Namun kalah dari Seto-Kartini. Juga diyakini bagi punya kans yang cukup kuat untuk bertarung kembali dalam pilkada ini.

Selanjutnya, ada Nasyit Umar. Mantan Anggota DPR RI itu kerap diandalkan pada beberapa kontestasi, terakhir bertarung di pemilihan DPD Sulsel namun belum beruntung, kalah bersaing dengan kandidat lain.

Pemuda dengan tagline Anak Nelayan, Muzakkir menjadi kandidat potensial menggantikan Seto kendarai Gerindra jika dilihat dari internal Partai Gerindra Sinjai. Kedekatan dengan elit partai kerap menjadi simbol yang menarik.

H Ratnawati Arief Birokrat sejati yang digadang-gadang menggaransikan PPP dengan jumlah kursi sebanyak 3 untuk siapapun yang memiliki kans menang di Pilkada Sinjai. Nampaknya agak fleksibel siapa pucuk siapa leher tergantung transaksi komunikasinya. Diprediksi menjadi salah satu kandidat potensial setelah anaknya Ahmad Fauzan Guntur terpilih DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dapil Sinjai-Bulukumba.

Pendatang baru, Muallim Tampa kader Partai Nasdem dengan Baliho yang cukup banyak menjadi pilihan menarik. Pertama kali bertarung dan berkontribusi besar dalam mengamankan kursi DPR RI di dapil Sulsel II. Kansnya ditenggarai masih begitu hangat untuk bertarung kembali di Pilkada setelah Pileg kemarin. Tapi nampaknya agak sulit, setelah Nasdem mengumunkan mengusung Muzayyin – Andi Enda.

Ketua Hanura Sinjai Hasan Basri Ambarala, sebelumnya cukup pede akan bertarung di Pilkada Sinjai tetapi hasil Pileg 2024 kemarin cukup mengecewakan partainya. Tetapi dari segi figur, sebagai birokrat yang handal dan berpengalaman menjadi amunisi yang sesuai bagi pemerintahan jika ikut bertarung dan terpilih.

Nama lain seperti Mizar Roem, yang cukup potensial masih sulit diprediksi. Apakah akan bertarung kendarai Nasdem atau komit dengan Muzayyin-Andi Enda. Menarik untuk dinantikan.

Elli Oschar menjadi alternatif pilihan pemuda yang lain, kans Muhammadiyah-nya dinilai cukup kental jika ikut bertarung. Selanjutnya nama Paman eks Bupati Sinjai yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Andi Jefriyanto Asapa belakangan ini nampak terlihat tenang. Walau sebelumnya telah mendaftar di beberapa Partai. Ini bisa menjadi perwakilan klan Asapa menggantikan Seto. Pengusaha sekaliber H Nursanti pun dengan citra persiapan 30 Miliar diduga menjadi kandidat yang patut diperhitungkan.

“Lantas siapa lagi tokoh potensial, jika semua belum cukup mampu menentukan mau berpasangan dengan siapa. Maka tidak mustahil jika Muzayyin-Andi Enda menjadi kandidat tunggal dan melawan kotak kosong,” Ujarnya.

Lain halnya, jika nama seperti Andi Irwan Patawari muncul. Sebagai mantan anggota DPRD dua periode dan kini berstatus sebagai Kader Gerindra. Salah satu tokoh potensial yang dinilai memiliki kans yang cukup kuat di jika ikut bertarung di Pilkada Sinjai. Basis yang dibangun terbilang masih sangat sehat, terakhir diketahui cukup dekat dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kepengurusan IKA Unhas.

“Jika kita simulasi paslon, maka diantara figur yang muncul Andi Irwan Patawari menjadi Kuda Hitam, sebagai politisi senior ini bisa kejutan menarik bagi Pilkada Sinjai,” ujarnya.

“Contohnya saja, jika paket Kartini-Andi Irwan Patawari. Ini bisa menjadi penantang terkuat bagi Muzayyin-Andi Enda. Dan jika disimulasi dengan beberapa figur lain, dalam track record politik dan pengalaman, Andi Irwan Patawari unggul di berbagai sektor” sambungnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300