Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Bappeda, Integrasi Menjadi Kunci Sukses Urban Farming di Makassar

×

Bappeda, Integrasi Menjadi Kunci Sukses Urban Farming di Makassar

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menghadiri agenda persiapan dan penyusunan pelaksanaan program urban farming yang diselenggarakan di Ruang Rapat Wali Kota Makassar, Minggu (27/04/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengumpulkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama tim ahli, termasuk Andi Fadly ‘Padi’ Arifuddin, untuk membahas percepatan realisasi urban farming.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Urban farming adalah praktik pertanian yang dilakukan di lingkungan perkotaan, baik di ruang terbuka maupun di area terbatas seperti halaman rumah, atap gedung, balkon, atau lahan kosong.

Sehingga program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian warga kota melalui pendekatan pemberdayaan berbasis lingkungan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) A. Zulkifly, S.STP, M.Si mengungkapkan  bahwa saat ini konsep dan skema pembiayaan program sedang dirancang. Pendanaannya akan bersumber dari berbagai jalur, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga dukungan dari lembaga internasional seperti PBB dan kementerian terkait.

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan urban farming sangat bergantung pada integrasi lintas sektor antar organisasi perangkat daerah (OPD) dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

“Program ini harus berjalan secara terintegrasi. Tidak bisa satu OPD saja. Harus melibatkan Dinas Perikanan dan Pertanian, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, hingga Kelompok Wanita Tani dan Tim Penggerak PKK,” Ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) A. Zulkifly, S.STP, M.Si.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa urban farming adalah program strategis dengan dampak langsung ke masyarakat. Beliau mengajak semua pihak untuk menyamakan visi, mengidentifikasi tantangan, serta merancang model pembiayaannya secara matang sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

“Ini soal pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kami kumpulkan semua pihak untuk menyatukan persepsi, membahas tantangan, hingga skema pembiayaannya,” Ucap Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Untuk langkah awal program ini, Pemerintah Kota Makassar akan membentuk dua pilot project di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sudiang dan BPP Barombong. Lokasi ini akan menjadi pusat kegiatan urban farming mencakup pelatihan, pendidikan, agrowisata, serta pembibitan.

Fadly ‘Padi’ Arifuddin yang didapuk sebagai tim ahli yang memiliki sertifikat urban farming dari Australia.

“Dua lokasi ini akan menjadi urban farming hub. Di sana akan dilakukan pendidikan, agrowisata, pelatihan, hingga pembibitan produksi. Ini akan menjadi sumber utama atau ‘mata air’ bagi pengembangan program besar ini,” Ucap Fadly ‘Padi’ Arifuddin.

“Total ada sembilan sektor yang akan kami kembangkan secara bertahap, menyesuaikan dengan kapasitas, kebutuhan, dan potensi Kota Makassar,” Tambahnya.

Program urban farming di Makassar tidak hanya mencakup tanaman dengan sistem aquaponik, tetapi juga akan mengembangkan sektor peternakan dan perikanan. Setelah pilot project berjalan, pemerintah kota akan meluncurkan kampanye masif untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi.

“Urban farming ini bukan sekadar tanam-menanam, tapi membangun sistem ketahanan pangan kota berbasis teknologi modern dan partisipasi masyarakat,” Ucap Fadly ‘Padi’ Arifuddin.

Dengan adanya kerjasama dari berbagai sektor, mulai pemerintah, swasta, hingga ke lapisan masyarakat program urban farming mampu menciptakan kota yang lebih hijau, mandiri, dan berdaya saing dalam bidang pangan di tengah tantangan urbanisasi dan perubahan iklim.

Diharapkan manfaat dari program ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya untuk sektor pertanian, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan ekonomi kota secara keseluruhan.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300