Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kapolrestabes Janji ke KKLR-Ipmil Raya Tangkap Pelaku Teror “KKB”

×

Kapolrestabes Janji ke KKLR-Ipmil Raya Tangkap Pelaku Teror “KKB”

Sebarkan artikel ini
Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, pada Kamis (31/7).
Example 325x300

klikkiri.co—Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, pada Kamis (31/7). Pertemuan itu juga dihadiri oleh perwakilan organisasi mahasiswa asal Luwu Raya, IPMIL Raya.

Audiensi ini dilakukan sebagai respons atas sejumlah insiden yang menyeret nama IPMIL Raya dalam konflik antarkelompok mahasiswa di beberapa kampus di Makassar.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Ketua BPW KKLR Sulsel, Ir. Hasbi Syamsu Ali, menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan meluruskan informasi yang berkembang serta mencegah stigmatisasi yang keliru terhadap organisasi mahasiswa tertua asal Luwu Raya tersebut.

“Audiensi ini bukan hanya silaturahmi kelembagaan, tapi juga bentuk keprihatinan kami atas situasi yang melibatkan anak-anak kami di organisasi IPMIL akhir-akhir ini,” ujar Hasbi.

Ia menegaskan, tindakan sejumlah oknum tidak dapat serta-merta dijadikan dasar untuk menyudutkan IPMIL Raya secara institusional. Menurutnya, banyak orang tua mahasiswa asal Luwu Raya yang merasa cemas akibat narasi negatif yang berkembang di media sosial.

“Jangan karena ulah segelintir oknum, IPMIL lantas dicap buruk. Kami sudah melakukan klarifikasi dan investigasi internal, dan dalam banyak kasus, IPMIL justru menjadi korban,” jelasnya.

KKLR juga menyayangkan pemberitaan yang tidak berimbang serta provokasi di media sosial yang menempatkan IPMIL sebagai pihak pemicu konflik.

Pada Selasa (29/7) lalu, KKLR telah memfasilitasi pertemuan seluruh pengurus IPMIL Raya di HSA Building untuk melakukan klarifikasi internal. Dalam audiensi bersama Kapolrestabes, KKLR turut menyerahkan sejumlah dokumen berisi kronologi dan data kejadian yang berkaitan dengan nama IPMIL Raya.

“Kami ingin persoalan ini dilihat secara utuh dan proporsional. Jangan sampai publik terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan,” tegas Hasbi.

Sementara itu, Ketua Umum PB IPMIL Raya, Abdul Hafid, menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku teror terhadap mahasiswa IPMIL di Makassar.

“Ini jadi tanggung jawab Kepolisian sebagai pihak keamanan. Harus menjamin keselamatan kami yang sedang menempuh pendidikan di Makassar,” kata Hafid.

Ia meminta agar aparat kepolisian tidak hanya bersikap netral tetapi juga sigap menangkap pelaku kekerasan.

“Pelaku teror harus ditangkap. Jangan terus kami yang disudutkan, seolah-olah mahasiswa IPMIL adalah pembuat onar. Padahal tidak demikian,” tandasnya.

Menanggapi audiensi tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan komitmennya untuk menangani seluruh laporan secara profesional.

“Semua laporan sedang kami proses. Kami telah mengerahkan personel untuk mengidentifikasi pelaku dan menyelidiki seluruh rangkaian kejadian. Tugas utama kami menjaga keamanan dan ketertiban di Makassar. Kami akan bekerja profesional dan adil,” tegas Arya.

Hasbi menyampaikan apresiasinya atas sikap terbuka Kapolrestabes dan berharap komunikasi KKLR dengan pihak kepolisian terus terjalin secara berkelanjutan, tidak hanya dalam penanganan isu mahasiswa Luwu Raya, tetapi juga dalam menjaga harmoni di Kota Makassar secara umum. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300