Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Pagar Besi Kantor DPRD Sulsel ‘Digoyang’, Pendemo Teriak ‘Pengecut!’

×

Pagar Besi Kantor DPRD Sulsel ‘Digoyang’, Pendemo Teriak ‘Pengecut!’

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Terlihat puluhan mahasiswa dengan dominan menggunakan almamater warna hijau, mereka menggoyang pagar besi Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin, (5/9). - Rizal(ft)
Example 325x300

Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Solar, hingga Pertamax.

Harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi itu mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30. 

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Saat ini pemerintah membuat keputusan dalam situasi yang sulit. Ini adalah pilihan terakhir pemerintah yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM akan mengalami penyesuaian,” ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Sabtu.

Hal inilah yang memicu tumpah ruahnya mahasiswa ke jalan-jalan raya di tanah air. Tak terkecuali Kota Makassar. 

Setrum demonstrasi di Makassar ada di tiga ruas jalan, yakni Jalan Sultan Alauddin, Urip Sumoharjo (Fly Over-Depan Kantor DPRD Sulsel), dan AP. Pettarani. 

Terlihat berbagai bendera dikibarkan, mulai dari HMI, PMII hingga Aliansi dari berbagai kampus. Meski mereka turun secara terpisah tetapi tuntutannya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menolak kenaikan harga BBM.

Salah satu pendemo Arief dalam orasinya menyebutkan bahwa kenaikan BBM sangat memberatkan masyarakat. Sebab, BBM sangat dengan masyarakat sehingga menjadi keluhan bersama.

“Naiknya BBM, dapat dipastikan bahan pokok lainnya ikut naik, dan hal itu mencekik masyarakat,” kata Arief—yang merupakan Mahasiswa UMI Makassar, Senin (5/9/2022).

Hingga saat, di depan DPRD Sulsel masih terpantau ramai, dan lalu lintas lumpuh akibat pendemo.

(Laporan: Rizal)

 

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300