Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Unhas: Perguruan Tinggi Besar Butuh Pemimpin dengan Nyali dan Mimpi Besar

×

Unhas: Perguruan Tinggi Besar Butuh Pemimpin dengan Nyali dan Mimpi Besar

Sebarkan artikel ini
Prof Sukardi Weda.
Example 325x300

klikkiri.co – Tanpa terasa, masa kepemimpinan di Universitas Hasanuddin (Unhas) akan segera berganti. Saat ini tengah berlangsung Pemilihan Rektor (Pilrek) untuk masa khidmat 2026–2030. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dengan reputasi unggul dalam tridarma perguruan tinggi — pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat — Unhas membutuhkan sosok pemimpin yang berani dan memiliki mimpi besar untuk menjadikannya World Class University (WCU) Leader.

Salah satu tokoh yang berani maju dalam kontestasi ini adalah Prof. Dr. Sukardi Weda, akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM) yang memiliki rekam jejak panjang di bidang tridarma dan kepemimpinan akademik. Ia tercatat dua periode menjabat Ketua Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, pernah menjadi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, serta menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di UNM. Selain itu, Prof. Sukardi juga pernah menjadi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan di Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (Kalla Institute), serta menjabat sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan pada 2011–2017.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Keberanian Prof. Sukardi maju sebagai calon Rektor Unhas dilandasi tekad untuk membawa Unhas sejajar dengan universitas kelas dunia yang unggul dalam tridarma perguruan tinggi. Dalam kertas kerjanya, ia mengusung penerapan Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) – Education Criteria for Academic Excellence sebagai pedoman tata kelola universitas. Pendekatan ini berfokus pada tujuh kriteria utama, yaitu kepemimpinan, perencanaan strategis, pelanggan, sumber daya manusia, pengukuran dan analisis, manajemen pengetahuan, manajemen proses, serta hasil.

Untuk mewujudkan visinya menjadikan Unhas sebagai perguruan tinggi unggul, Prof. Sukardi menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan seluruh sivitas akademika — dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Salah satu gagasannya adalah pembangunan jalan layang yang menghubungkan bundaran Unhas dengan Jalan Perintis Kemerdekaan arah kota, guna mengurai kemacetan di pintu 1 Unhas.

Program unggulan lainnya antara lain:

  • Pengembangan Kampus Teknik Unhas Gowa menjadi tiga hingga empat fakultas baru, dengan rencana pembangunan tiga menara perkuliahan setinggi sekitar 15 lantai.
  • Peningkatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan.
  • Pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat universitas.
  • Peningkatan kesejahteraan mahasiswa.
  • Penerapan tata kelola universitas yang transparan, berprinsip clean and good governance.
  • Pengangkatan pejabat berdasarkan merit system.
  • Penguatan kemitraan dan kolaborasi riset dengan akademisi internasional dari perguruan tinggi bereputasi unggul.

Dengan visi besar dan strategi yang terukur, Prof. Dr. Sukardi Weda berkomitmen menjadikan Unhas sebagai universitas unggulan berkelas dunia — tempat lahirnya karya, inovasi, dan insan akademik berdaya saing global. [*]

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300