Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Salah Satu Putra Muassis NU Sulsel Berpulang: Puang Tika, Mursyid Khalwatiyah Syekh Yusuf

×

Salah Satu Putra Muassis NU Sulsel Berpulang: Puang Tika, Mursyid Khalwatiyah Syekh Yusuf

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Makassar kehilangan salah satu putra terbaiknya. Syech Sayyid H. Abdurrahman Assegaf, yang lebih dikenal sebagai Puang Tika, wafat pada Sabtu dini hari di RS Haji Makassar. Beliau merupakan salah satu putra dari tokoh besar sekaligus Muassis Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Syech KH. Jamaluddin Assagaf (Puang Ramma).

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jl. Baji Bicara No. 7 Makassar, dan rencananya akan dikebumikan hari ini, pukul 14.00 WITA, di pekuburan keluarga Tambua, Kabupaten Maros.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Puang Tika tidak hanya dikenal sebagai pewaris garis keturunan ulama besar, tetapi juga sebagai Mursyid Pondok Pesantren Jam’iyah Khalwatiyah Syech Yusuf Al-Makasari Sulawesi Selatan—sebuah tarekat yang memiliki jejak panjang dalam sejarah keilmuan dan spiritualitas di tanah Bugis-Makassar. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam di kalangan pesantren dan jamaah tarekat.

Makmur Idrus, om almarhum, mengenang Puang Tika sebagai sosok yang ramah, teduh, dan selalu menyambut tamu dengan wajah berseri. “Terakhir saya bertemu beliau saat salah satu putranya meraih gelar doktor di UNM. Beliau menyambut seperti biasa—hangat, penuh takzim, dan sederhana,” ungkapnya.

Kepergian Puang Tika menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya mereka yang selama ini menerima bimbingan ruhani darinya. Tradisi Khalwatiyah yang dijaganya merupakan bagian penting dari warisan Syekh Yusuf al-Makassari, dan Puang Tika adalah salah satu penjaga amanah itu hingga akhir hayat.

Duka ini menyatukan banyak kalangan—NU, keluarga besar Assegaf, para jamaah tarekat, dan masyarakat yang mengenal beliau—dalam satu doa yang sama: semoga almarhum kembali kepada Tuhan dalam husnul khatimah, dan keluarga diberi kekuatan serta ketabahan.

Jejak pengabdian beliau akan terus hidup, sebagaimana cahaya para pendahulu yang dijaganya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300