Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

DLH Makassar Ajak Warga Kelola Sampah Organik dengan Cara Tepat melalui Kompos Rumah Tangga

×

DLH Makassar Ajak Warga Kelola Sampah Organik dengan Cara Tepat melalui Kompos Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus mengajak masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya melalui pembuatan kompos rumah tangga. Langkah sederhana ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mengurangi timbulan sampah organik yang selama ini mendominasi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Kompos yang berkualitas tidak ditentukan oleh banyaknya sampah yang diolah, melainkan oleh keseimbangan bahan yang digunakan. Dalam proses pengomposan, masyarakat perlu memperhatikan komposisi antara sampah basah sebagai sumber nitrogen, sampah kering sebagai sumber karbon, serta menjaga ketersediaan air dan sirkulasi udara agar proses penguraian berlangsung optimal.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sampah organik seperti sisa sayuran, kulit buah, dan sisa makanan dapat dipadukan dengan daun kering, ranting kecil, atau potongan kardus. Takaran yang dianjurkan adalah dua bagian sampah basah dan satu bagian sampah kering, kemudian diaduk setiap tiga hingga tujuh hari agar mikroorganisme dapat bekerja secara maksimal.

DLH Kota Makassar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mencampurkan bahan secara berlebihan. Terlalu banyak sampah basah dapat menyebabkan kompos menjadi becek, berbau menyengat, dan mengundang belatung. Sebaliknya, apabila sampah kering terlalu dominan, proses penguraian akan berjalan lambat sehingga kompos membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.

Melalui edukasi ini, DLH Kota Makassar berharap semakin banyak masyarakat yang mulai mengelola sampah organik dari rumah. Kebiasaan tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPA, tetapi juga menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman maupun disetorkan ke Bank Sampah Pusat Kota Makassar.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300