Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

DLH Makassar Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu di Festival Satu Kota 1000 Rasa, 1,86 Ton Sampah Berhasil Ditangani

×

DLH Makassar Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu di Festival Satu Kota 1000 Rasa, 1,86 Ton Sampah Berhasil Ditangani

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar memastikan penyelenggaraan Festival Kuliner Satu Kota 1000 Rasa tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Festival yang menghadirkan 115 booth UMKM di Lapangan Hasanuddin ini menyuguhkan beragam kuliner khas sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota kuliner dan etalase produk unggulan daerah. Di balik ramainya aktivitas festival, DLH Kota Makassar bersama berbagai pihak turut memastikan kebersihan kawasan tetap terjaga selama kegiatan berlangsung.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Melalui kolaborasi antara Makassar Eco Circular Hub, Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bosowa, proses penanganan sampah dilakukan secara terpadu mulai dari pemilahan hingga pengangkutan sesuai jenisnya.

Hasilnya, selama festival berlangsung berhasil ditangani 1,86 ton sampah atau 1.860 kilogram. Dari jumlah tersebut, 1.698 kilogram (91,3 persen) merupakan sampah residu yang diangkut menuju TPA Tamangapa, 109 kilogram (5,9 persen) sampah organik diolah di TPS3R Karebosi, sedangkan 53 kilogram (2,8 persen) sampah anorganik dipilah kembali untuk didaur ulang.

Selain melakukan penanganan sampah, DLH Kota Makassar juga menghadirkan Booth Makassar Eco Circular Hubsebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui booth tersebut, pengunjung diperkenalkan dengan praktik pengelolaan sampah dari sumbernya, pembuatan kompos, pemanfaatan eco-enzyme, hingga pentingnya membiasakan pemilahan sampah sejak awal.

Kegiatan edukasi ini mendapat perhatian positif dari masyarakat maupun perwakilan kabupaten dan kota lain yang hadir dalam festival. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dapat berjalan berdampingan dengan penyelenggaraan kegiatan berskala besar.

DLH Kota Makassar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengunjung, pelaku UMKM, panitia, relawan, Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang, mahasiswa KKN Universitas Bosowa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga kebersihan selama festival berlangsung.

Melalui semangat “Nikmati kulinernya, kelola sampahnya,” DLH Kota Makassar mengajak masyarakat untuk menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat festival, tetapi juga di rumah, lingkungan kerja, maupun ruang publik. Upaya tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya Makassar Bebas Sampah 2029 melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300