Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Dispar Makassar Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar, Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

×

Dispar Makassar Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar, Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co — Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, bersama Kepala Bidang Destinasi, Safaruddin, menghadiri Upacara Dies Natalis Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar ke-35 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Rektorat Poltekpar Makassar, Jumat (18/9/2026), dengan mengusung tema “Kebanggaan & Sinergi: 35 Tahun Mengukir Prestasi, Bersama Membangun Masa Depan Pariwisata Keberlanjutan.”

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Peringatan Dies Natalis ke-35 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan Poltekpar Makassar selama lebih dari tiga dekade dalam mencetak sumber daya manusia di bidang pariwisata.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen institusi pendidikan pariwisata untuk terus mengambil peran dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Kehadiran Dinas Pariwisata Kota Makassar dalam agenda tersebut turut memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mendorong pengembangan ekosistem pariwisata di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diraih sepanjang perjalanan dari Dies Natalis ke-34 hingga ke-35 merupakan hasil kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak.

Menurutnya, capaian tersebut tercermin dalam berbagai aspek, termasuk bidang pendidikan, keberlanjutan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Perjalanan 35 tahun Poltekpar Makassar dinilai menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun kapasitas pendidikan pariwisata sekaligus menjawab kebutuhan perkembangan industri pariwisata.

Direktur Poltekpar Makassar juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan serta persoalan nyata yang dihadapi destinasi pariwisata.

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran dalam menghasilkan kompetensi dan kapasitas yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan di lapangan.

“Transformasi membutuhkan kolaborasi yang menghasilkan pengetahuan, pembelajaran, kompetensi dan kapasitas untuk bertindak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika perkembangan pariwisata, khususnya dalam mewujudkan destinasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Poltekpar Makassar turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas arahan strategis serta ruang kolaborasi yang telah diberikan kepada Poltekpar Makassar.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi institusi pendidikan untuk turut berkontribusi terhadap pembangunan sektor pariwisata di tingkat nasional maupun daerah.

“Terima kasih yang terhingga kepada Kementerian Pariwisata atas arahan strategis dalam dunia yang tidak hentinya, kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar serta seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait, terima kasih atas kepercayaan dan ruang kolaborasi yang telah diberikan kepada Politeknik Pariwisata Makassar untuk ikut andil dalam pembangunan nasional dan di daerah,” ungkapnya.

Bagi Kota Makassar, keberadaan Poltekpar Makassar menjadi salah satu bagian dari ekosistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata.

Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan menjadi penting dalam memperkuat keterhubungan antara kebutuhan pembangunan destinasi dengan kapasitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui proses pendidikan.

Kehadiran Dinas Pariwisata Kota Makassar dalam peringatan Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kolaboratif dalam pengembangan sektor pariwisata.

Kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan kebutuhan pengembangan destinasi dalam menghadapi tantangan pariwisata yang terus berkembang.

Melalui momentum Dies Natalis ke-35 ini, semangat kebanggaan dan sinergi kembali ditegaskan sebagai bagian dari perjalanan bersama dalam membangun masa depan pariwisata yang berkelanjutan.

Dinas Pariwisata Kota Makassar terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan, dalam mendukung penguatan sektor pariwisata dan pengembangan destinasi di Kota Makassar.

35 tahun mengukir prestasi, sinergi diperkuat, bersama membangun masa depan pariwisata yang berkelanjutan.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300