Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Makassar, Ini Profil Supriansa

×

Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Makassar, Ini Profil Supriansa

Sebarkan artikel ini
Supriansa (kiri) dan Ilham Arief Sirajuddin (kanan).
Example 325x300

klikkiri.co—Pergeseran politik Munafri Arifuddin alias Appi dari Partai Golkar ke Partai Demokrat langsung diikuti perubahan kepemimpinan di tubuh Golkar Kota Makassar.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sehari setelah Appi resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menunjuk Supriansa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar.

Penunjukan tersebut diputuskan dalam Rapat Pengurus Harian DPD I Partai Golkar Sulsel yang berlangsung di Makassar, Jumat (9/10/2026).

Surat Keputusan (SK) penunjukan Supriansa diserahkan langsung oleh IAS dan disaksikan sejumlah pengurus harian DPD I Partai Golkar Sulsel.

Dalam menjalankan tugasnya, Supriansa akan didampingi Arifin Manji sebagai sekretaris. Keduanya mendapat mandat untuk mengonsolidasikan organisasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Makassar.

IAS menegaskan, penunjukan tersebut bersifat sementara hingga Golkar Makassar memiliki ketua definitif melalui mekanisme Musda.

“SK pelaksana tugas DPD II Golkar Makassar ini berlaku hingga pelaksanaan Musda Golkar Makassar,” ungkap IAS di sela-sela rapat.

Penunjukan Supriansa menjadi langkah awal Golkar Sulsel dalam menata kembali kepengurusan di tingkat Kota Makassar setelah Appi menyatakan mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sebagai Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulsel, Supriansa kini mendapat tanggung jawab untuk memastikan roda organisasi Golkar Makassar tetap berjalan, menjaga soliditas kader, serta mempersiapkan proses pergantian kepemimpinan melalui Musda.

Tugas tersebut bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan. Konsolidasi internal menjadi agenda penting untuk memastikan struktur partai tetap solid dan seluruh kader dapat bekerja di tengah perubahan konstelasi politik di tingkat daerah.

Sebelumnya, Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat setelah menerima KTA dalam kegiatan pendidikan politik partai tersebut di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

Keputusan Wali Kota Makassar itu menandai babak baru perjalanan politiknya bersama Demokrat sekaligus membawa perubahan dalam peta kepemimpinan Golkar di Kota Makassar.

Mundurnya Appi membuat posisi Ketua DPD II Golkar Makassar perlu ditata kembali melalui mekanisme internal partai. Untuk sementara, kepemimpinan organisasi berada di tangan Supriansa hingga Musda digelar.

Dengan penunjukan tersebut, perhatian kini tertuju pada langkah konsolidasi yang akan ditempuh pengurus sementara serta proses penentuan figur yang akan memimpin Golkar Makassar secara definitif.

Musda Golkar Makassar pun menjadi agenda strategis yang akan menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi partai di ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.

Profil Supriansa

Dr. Supriansa, S.H., M.H. merupakan tokoh politik asal Sulawesi Selatan yang memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan, legislasi, hukum, dan organisasi politik. Lahir di Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, pada 31 Desember 1972, Supriansa tumbuh dari lingkungan keluarga petani yang membentuk karakter kerja keras, kesederhanaan, dan kedekatannya dengan masyarakat.

Ia tumbuh di usia remaja di lingkungan kampus dan organisasi yang akrab dengan dunia aktivisme dan parlemen jalanan di Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia.

Perjalanan kariernya mencerminkan proses panjang pengabdian, mulai dari aktivitas kemasyarakatan dan politik daerah hingga dipercaya menjalankan tanggung jawab di tingkat nasional.

Dalam pemerintahan daerah, Supriansa pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Soppeng. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah.

Pada tahun 2019, Supriansa terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II melalui Partai Golongan Karya (Golkar). Ia kemudian bertugas di Komisi III DPR RI periode 2019–2024, yang memiliki lingkup kerja antara lain bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Dalam menjalankan tugas legislatif, ia turut berperan dalam pembahasan berbagai persoalan hukum dan kelembagaan penegakan hukum di Indonesia.

Di lingkungan Partai Golkar, Supriansa juga pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPP Partai Golkar. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam bidang hukum sekaligus pengelolaan organisasi politik.

Pada September 2026, Supriansa dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, mendampingi Ilham Arief Sirajuddin selaku Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Penunjukan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya, sekaligus menempatkannya pada posisi strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun soliditas kader, memperluas komunikasi dengan masyarakat, dan mendorong kebangkitan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.

Dengan pengalaman sebagai mantan Wakil Bupati Soppeng, mantan anggota DPR RI Komisi III, serta pengurus di tingkat pusat Partai Golkar, Supriansa memiliki bekal pengalaman pemerintahan, legislasi, hukum, dan kepartaian untuk menjalankan amanah tersebut. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300