Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Waris Halid Tekankan Pentingnya Kesadaran Konstitusi untuk Menjaga Stabilitas Nasional

×

Waris Halid Tekankan Pentingnya Kesadaran Konstitusi untuk Menjaga Stabilitas Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), A. Abd. Waris Halid, S.S., M.M., menekankan pentingnya penguatan pemahaman konstitusi dan wawasan kebangsaan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Pesan tersebut mengemuka saat Waris Halid membuka kegiatan Saresehan Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Kantor DPD RI, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah tamu undangan dan peserta dari berbagai kalangan tersebut mengangkat tema “MPR RI: Memahami Peran, Fungsi, dan Kewenangan MPR sebagai Rumah Kebangsaan, Penjaga Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat”.

Saresehan ini menjadi forum edukasi sekaligus ruang dialog kebangsaan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kedudukan, fungsi, dan kewenangan MPR RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Waris Halid menilai, pemahaman terhadap konstitusi tidak hanya penting dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga memiliki relevansi langsung terhadap kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika dan potensi persoalan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.

Menurutnya, kesadaran konstitusional masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat, menjaga persatuan, serta mencegah berkembangnya konflik sosial akibat kesalahpahaman terhadap hak, kewajiban, dan mekanisme bernegara.

“Materi ini penting agar masyarakat mengetahui mekanisme ketatanegaraan sekaligus memahami prinsip-prinsip konstitusi yang menjadi dasar penyelenggaraan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan, konstitusi harus dipahami sebagai pedoman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap warga negara perlu mengetahui batas-batas kewenangan lembaga negara, memahami hak dan kewajibannya, serta menghormati aturan hukum dalam menyampaikan aspirasi maupun menyikapi perbedaan.

Dalam konteks stabilitas nasional, pemahaman tersebut dinilai penting untuk membangun kedewasaan masyarakat dalam menghadapi perbedaan pandangan, dinamika politik, maupun berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Sebab, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan, menghormati hukum, dan mengedepankan penyelesaian persoalan secara konstitusional.

Selain itu, pemahaman terhadap peran dan kewenangan MPR RI juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem ketatanegaraan. Dengan memahami fungsi masing-masing lembaga negara, masyarakat diharapkan tidak mudah terjebak dalam kesalahpahaman mengenai mekanisme demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui Saresehan Kebangsaan ini, Waris Halid berharap peserta dapat memperluas wawasan mengenai konstitusi, demokrasi, dan nilai-nilai kebangsaan, sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Forum tersebut juga diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme, toleransi, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

Pada akhirnya, menjaga stabilitas nasional bukan semata-mata persoalan keamanan, melainkan juga bagaimana seluruh elemen bangsa memiliki kesadaran konstitusional, menghormati hukum, menjaga persatuan, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Melalui penguatan pemahaman kebangsaan secara berkelanjutan, nilai-nilai konstitusi diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi tumbuh menjadi kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga demokrasi, ketertiban masyarakat, serta keutuhan NKRI. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300