Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 325x300
Metropolis

Diundang Khusus Perpisahan Dubes Singapura, Walkot Makassar: Ia Sahabat Saya Sejak Periode Pertama

×

Diundang Khusus Perpisahan Dubes Singapura, Walkot Makassar: Ia Sahabat Saya Sejak Periode Pertama

Sebarkan artikel ini
Klikkiri.co
Wali Kota Makassar Danny Pomanto terlihat sedang berbincang dengan Dubes Singapura itu.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri agenda bergengsi yakni Farewell Reception Duta Besar Singapura, Mr. Anil Kumar Nayar, di Shangri-La Hotel Grand Ballroom, Kamis (30/6/22).

 

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Agenda khusus ini hanya dihadiri oleh orang-orang tertentu seperti Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan TNI Purn, Doni Monardo, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Mantan Bupati Bayuwangi, Abdullah Azwar Anas, Presiden Lippo Grup, Theo L. Sambuaga, serta beberapa mantan menteri dan petinggi partai-partai di Indonesia. 

 

Danny merasa terhormat dengan undangan khusus ini. Ia pun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Mr Anil karena selama 11 tahun sudah menjalin hubungan yang sangat baik. 

 

“Saya berada di sini untuk menghadiri perpisahan Dubes Singapura yang akan pindah ke Australia. Ini Dubes senior sudah 11 tahun di Indonesia. Ia sahabat saya sejak periode pertama,” ucapnya.

 

Kata Danny, selama menjabat jadi Dubes Singapura untuk Indonesia, Mr Anil banyak memberikan kontribusi besar bagi kerja sama dengan Kota Makassar termasuk mendapatkan penghargaan bergengsi. Di mana penghargaan tersebut difasilitasi langsung oleh Singapura. 

 

“Peran Dubes ini sangat banyak. Saya tadi berbincang dan menyampaikan rasa terima kasih atas hubungan baik selama di Indonesia,” ujarnya. 

 

Danny berharap Dubes yang baru bisa menyambungkan semangat yang telah dibangun dari dubes sebelumnya. 

 

Mr. Anil sendiri juga tercatat sebelumnya sebagai First Secretary di Kedubes Singapura untuk Indonesia pada 1995-2000. (*)

Example 325x300
Example 120x600