Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Wajah Para Figur Bakal Calon Bupati Lutra

×

Wajah Para Figur Bakal Calon Bupati Lutra

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Luwu Utara akan berlangsung pada bulan November 2024 mendatang.

Meski menyisahkan setahun lebih, sejumlah nama kini mulai bermunculan sebagai bakal calon Bupati Luwu Utara.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sebut saja Muhammad Fauzi (Suami Bupati Luwu Utara), Suaib Mansyur yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu Utara, Bahtiar Manadjeng, pengusaha asal Luwu Utara, Andi Rahim yang juga pengusaha.

Selain itu, juga memunculkan nama Putri Dakka, perempuan yang berkecimpung di dunia usaha dan saat ini sebagai Ketua DPD NasDem Luwu Utara.

Manager Strategi dan Operasional Nursandi Syam Jaringan Survei Indonesia (JSI) mengatakan, beberapa figur yang muncul dipermukaan punya potensi yang sama untuk bertarung di Pilkada 2024.

Menurutnya, masing-masing figur mempunya kekuatan dan kelemahan tersendiri mengingat 2024 akan menjadi pertarungan bebas.

“Kita melihat ada Fauzi yang merupakan anggota DPR RI dari Golkar dan basis pemilih terbesarnya di Luwu Utara pada Pileg 2019, kemudian Suaib Mansyur adalah kader Golkar dan kini menjabat sebagai Wakil Bupati Lutra.” ungkap Nursandi saat dihubungi via WhatsApp, Selasa, (28/2/2023).

“Ada juga Andi Rahim, sosok pengusaha muda yang punya popularitas cukup baik. Kemudian Bahtiar Manadjeng merupakan seorang profesional, entrepreneur muda yang punya penerimaan positif di kalangan pemuda.” jelas dia.

Bahkan, Sandi sapaannya juga menyebut nama Arsyad Kasmar serta pendatang baru seperti Putri Dakka yang kini menjadi ketua Partai NasDem Luwu Utara.

“Kalau wajah lama seperti Arsyad Kasmar memiliki basis pemilih yang loyal. Dan yng baru adalah hadirnya sosok baru seperti Putri Dakka yang kini menjabat sebagai Ketua Nasdem Lutra punya potensi menghadirkan warna baru di Pilkada Lutra.” terangnya.

Dengan berakhirnya Indah Putri sebagai Bupati dua periode, Sandi menerangkan jika medan pertarungan nantinya akan lebih terbuka dan dinamis.

“Tak majunya Indah Putri Indriani karena sudah dua periode praktis akan lebih menciptakan medan pertarungan yang lebih dinamis dan terbuka.” tuturnya.

Terkait pasangan calon (paslon), Sandi memprediksi jika akan ada tiga hingga empat pasang calon yang akan bertarung.

“Jika tak ada paslon yang maju melalui jalur independen dan melihat ketersediaan kursi dan potensi afiliasi figur bakal calon terhadap parpol kemungkinannya tiga atau empat pasangan calon berpotensi terjadi di Pilkada Lutra 2024.” tutup dia. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300