Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Polda Sulsel Didesak Proses Dugaan Korupsi Gedung Pascasarjana UIN Alauddin

×

Polda Sulsel Didesak Proses Dugaan Korupsi Gedung Pascasarjana UIN Alauddin

Sebarkan artikel ini
Klikkiri.co
puluhan mahasiswa penggiat Anti korupsi tersebut berlangsung di depan Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel pada Rabu (05/07/2023).
Example 325x300

klikkiri.co – Beberapa dugaan tindak pidana korupsi di UIN Alauddin Makassar disoroti oleh Forum Pemuda Mahasiswa Pegiat Hukum dan Anti Korupsi (FPMPHAK).

Mereka menggelar aksi yang diikuti puluhan mahasiswa penggiat Anti korupsi tersebut berlangsung di depan Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel pada Rabu (05/07/2023).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Para massa aksi bergantian mendesak Polda Sulsel untuk segera menetapkan tersangka kasus korupsi pembangunan gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang saat ini telah bergulir di Polda.

Ia pun mencurigai adanya permainan permainan kotor yang dilakukan oleh pihak terkait yang harus segera ditindak agar tidak menimbulkan korupsi yang lebih besar lagi.

“Kasus ini sudah lumayan lama dan Polda Sulsel harusnya segera menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang kami duga turut melibatkan pejabat-pejabat yang ada di dalam,” ungkap Koordinator Aksi, Rahmat.

Selain itu, hasil investigasinya juga menyebutkan jika memang terdapat banyak kejanggalan dari pembangunan gedung tersebut. Diantaranya pembangunan lanjutan yang terkesan dipaksakan yang diduga tidak disertai dengan audit kelayakan kelanjutan pembangunan karena gedung tersebut sebelumnya telah mangkrak selama beberapa tahun.

Selain itu, hasil investigasi dari PMPHAK menyatakan jika adanya subkontraktor yang hingga hari ini belum mendapatkan bayaran sesuai dengan kontraknya.

“Oleh karena hal hal tersebut kami akan terus mengusut dan mendesak Polda Sulsel agar jangan bermain-main dan segera menyelesaikan kasus dengan menangkap pelaku,” tambahnya.

Selain menyoroti gedung Pascasarjana, PMPHK juga akan segera melaporkan dan mendesak Polda Sulsel untuk mengusut dugaan korupsi dana hibah yang juga terjadi pada pembangunan masjid agung UIN Alauddin. Serta dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada pengadaan fasilitas internet yang menelan anggaran begitu banyak namun sampai hari ini hasilnya tak dirasakan oleh mahasiswa.

“Kami tentunya akan mengawal dan membongkar semua kasus-kasus yang ada dengan melakukan pelaporan dan aksi demonstrasi yang lebih besar lagi,” jelasnya. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300