Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

UPA Cabut Beasiswa 9 Mahasiswa yang Tidak Memenuhi Syarat Lagi

×

UPA Cabut Beasiswa 9 Mahasiswa yang Tidak Memenuhi Syarat Lagi

Sebarkan artikel ini
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr Ilham AR, S.Psi., S.E. M.M dan Abdul Rahman.
Example 325x300

klikkiri.co – Universitas Patria Artha (UPA) mengklarifikasi  atau mengeluarkan hak jawab terkait aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa UPA pada 14 Oktober 2024 lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa “Mahasiswa Universitas Patria Artha Gelar Aksi Demonstrasi, Tuntut Transparansi Tindakan Drop Out” (https://klikkiri.co/2024/10/14/mahasiswa-universitas-patria-artha-gelar-aksi-demonstrasi/).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Hal itu ditanggapi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr Ilham AR, S.Psi., S.E. M.M membenarkan hal tersebut. Dikatakan, SK Rektor yang dikeluarkan adalah pemberhentian pemberian beasiswa.

“SK Rektor yang dikeluarkan adalah pemberhentian pemberian beasiswa kepada mahasiswa UPA yang tidak memenuhi persyaratan untuk menerima lagi beasiswa,” kata Ilham AR kepada klikkiri.co, pada Kamis, (17/10/2024).

Ia mengatakan bahwa sebanyak sembilan orang mahasiswa yang diberhentikan menerima beasiswa karena sudah tidak memenuhi persyaratan lagi.

“Dalam perjanjian pemberian beasiswa UPA kepada penerima beasiswa yaitu pada pasal 6 tentang kewajiban dan sanksi pihak kedua, poin kedua (2) pemberhentian pemberian beasiswa kepada pihak kedua pada huruf E: Apabila mendapat indeks prestasi kumulatif kurang dari 3,” pungkasnya.

Menurutnya pemberhentian pemberian beasiswa tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Universitas Patria Artha.

Ilham AR juga mengatakan bahwa sejauh ini, Yayasan Patria Artha sudah memberikan beasiswa kepada putra putri asal Kalimantan Utara sejak Tahun 2022 hingga sekarang.

Sedangkan tuntutan mahasiswa pada tanggal 14 Oktober 2024 saat demo perihal penerbitan kartu tanda mahasiswa (KTM). Menurut Ilham AR, itu ada SOP yang berlaku di Universitas Patria Artha.

Ia juga menyayangkan pernyataan dari demonstran yang menyebut bahwa ada komersialisasi pendidikan di UPA.

“Terkait adanya pernyataan adanya komersialisasi pendidikan di Universitas Patria Artha. Apa maksud dari pernyataan komersialisasi pendidikan di UPA itu? Contohnya seperti apa?” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Universitas Patria Artha senantiasa menjunjung tinggi tri dharma perguruan tinggi untuk senantiasa menjalankan dan memajukan pendidikan dengan baik untuk mencerdaskan anak bangsa. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300