Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Begini Respons Pimpinan DPRD Sulsel Atas Rencana Tambang Emas di Dinjai

×

Begini Respons Pimpinan DPRD Sulsel Atas Rencana Tambang Emas di Dinjai

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Aliansi Mahasiswa, Pemuda, Rakyat (AMPERA) Sinjai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (25/6). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembukaan tambang di wilayah Kabupaten Sinjai.

Jenderal lapangan aksi, Isyal Apriazal, menyampaikan bahwa unjuk rasa ini merupakan respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak negatif dari kegiatan pertambangan. Ia menyatakan bahwa meskipun tambang tersebut belum beroperasi, proses perizinan telah berjalan dan kemungkinan besar akan segera dieksekusi.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Isyal mengungkapkan sejumlah alasan yang mendasari penolakan tersebut. Ia menyoroti ancaman terhadap ekosistem dan lingkungan hidup, seperti rusaknya hutan, sumber mata air, serta tanah produktif. Selain itu, ia menyebut adanya potensi gangguan terhadap ketahanan pangan karena sebagian besar masyarakat Sinjai bergantung pada sektor pertanian dan perikanan. Rencana pertambangan juga dinilai berisiko menimbulkan konflik sosial antara masyarakat, perusahaan, dan aparat.

Lebih lanjut, AMPERA menilai bahwa proses perizinan berlangsung tanpa transparansi dan partisipasi publik yang memadai. Menurut mereka, masyarakat terdampak tidak dilibatkan secara adil dalam pengambilan keputusan. AMPERA juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki potensi besar sebagai kawasan konservasi, dan lebih layak dikembangkan untuk sektor pertanian dan pelestarian lingkungan dibandingkan dijadikan wilayah industri tambang.

AMPERA Sinjai mendesak DPRD Provinsi Sulsel untuk menghentikan proses perizinan tambang di Kabupaten Sinjai dan meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulsel agar tidak menerbitkan izin tambang baru. Mereka juga mendesak DPRD untuk mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Gubernur Sulsel guna menolak rencana tambang tersebut, serta memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan semua pihak terkait.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, yang menemui langsung massa aksi, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Ia menyampaikan bahwa DPRD akan segera mengadakan RDP agar seluruh pihak dapat menyampaikan informasi dan pandangan secara terbuka.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung damai dan mendapat perhatian publik, terutama dari masyarakat Sinjai yang merasa menjadi pihak paling terdampak oleh rencana kegiatan pertambangan di wilayah mereka.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300