Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Sport

Seleksi Atlet E-Sport Makassar: Menyaring Talenta Muda Menuju Porprov 2026

×

Seleksi Atlet E-Sport Makassar: Menyaring Talenta Muda Menuju Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kota Makassar menggelar seleksi atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19–20 Juli 2025, dan diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai cabang gim kompetitif.

Empat cabang gim yang dipertandingkan dalam seleksi ini adalah Mobile Legends dengan jumlah peserta terbanyak yakni 150 orang, diikuti oleh Playstation (35 peserta), PUBG Mobile (33 peserta), dan Free Fire (32 peserta).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Ketua ESI Kota Makassar, Hasrul Kaharuddin, menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan langkah awal untuk menjaring atlet-atlet muda potensial dari Makassar yang akan dibina dan dipersiapkan mengikuti berbagai ajang resmi, termasuk Porprov 2026.

“Sesuai arahan dari ESI Provinsi, seleksi ini menjadi upaya penjaringan bakat agar anak-anak muda bisa ikut dalam berbagai kejuaraan, termasuk yang terdekat adalah Porprov,” ujar Hasrul saat membuka kegiatan seleksi.

Kegiatan ini mengusung tema “Sekadar Bermain? Ini Tentang Perjuangan, Dedikasi, dan Membanggakan Kota Tercinta.” Hasrul berharap seleksi ini dapat menjadi ruang ekspresi dan pengembangan bagi generasi muda yang gemar bermain gim, yang selama ini sering kali mendapat stigma negatif.

“Dulu anak-anak yang main game dianggap remeh, dianggap tidak bisa menghasilkan. Tapi kehadiran ESI membuktikan bahwa dari game, mereka bisa menjadi atlet, bahkan berpenghasilan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Arul ini menegaskan komitmennya untuk menjaga keterbukaan dalam proses seleksi atlet. Ia menyebut bahwa di bawah kepemimpinannya, ESI Makassar akan menjunjung transparansi tanpa diskriminasi.

“Kami di cabor ESI akan merangkul semua potensi yang ada, tanpa pilih kasih. Kegiatan seperti ini juga menjadi salah satu cara untuk menekan angka kriminalitas di kalangan anak muda,” tegasnya.

Hasrul berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet esport yang tak hanya unggul dalam teknik bermain, tapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan etika bertanding.

“Esport bukan sekadar duduk dan bermain. Ini soal kecerdasan, refleks cepat, kerja tim, dan mental juara. Saya optimis, mereka yang lolos akan membawa nama Makassar ke podium tertinggi dan menyumbangkan medali emas di Porprov nanti,” tutupnya.

Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah sponsor, termasuk Warkop HOKI yang menjadi lokasi resmi pelaksanaan seleksi.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300