Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

JAN Sulsel Beberkan Praktik Kotor di Lapas: Napi Narkoba Diduga ‘Diperas’

×

JAN Sulsel Beberkan Praktik Kotor di Lapas: Napi Narkoba Diduga ‘Diperas’

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pemerasan.
Example 325x300

klikkiri.co—Jaringan Anti Narkoba (JAN) Sulawesi Selatan mengungkap dugaan praktik pemerasan yang disertai ancaman terhadap narapidana kasus narkotika di sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di wilayah Sulawesi Selatan.

Juru bicara JAN Sulsel, Ilhamzah, menyebut pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti kuat, termasuk aliran dana mencurigakan yang diduga mengalir ke rekening anak atau kolega dari seorang pejabat tinggi di Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Kami menduga keras adanya praktik pemerasan sistematis yang melibatkan oknum pejabat di Kanwil. Modusnya, pejabat berinisial H ini melakukan roadshow ke beberapa lapas dengan dalih pembinaan, namun justru melakukan tekanan dan intimidasi terhadap warga binaan kasus narkotika,” tegas Ilhamzah dalam keterangannya.

Menurutnya, narapidana yang menolak menyetor sejumlah uang diancam akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pengamanan maksimum. Pemindahan tersebut tentu berdampak besar terhadap kondisi psikologis dan keamanan napi.

“Kami menilai ini sebagai penyalahgunaan wewenang yang sangat keji dan tidak manusiawi. Ada bukti transfer uang hingga puluhan juta rupiah, yang kami duga kuat berasal dari warga binaan korban pemerasan. Ini bukan hanya pelanggaran etik, tapi juga tindak pidana yang harus diusut tuntas,” ujarnya.

JAN Sulsel menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kanwil Kemenimipas serta melaporkan secara resmi dugaan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kami mendesak Polda Sulsel dan Dirjen Kemenimipas segera turun tangan. Jangan biarkan lapas, yang seharusnya menjadi tempat pembinaan, berubah menjadi ladang pemerasan oleh oknum tak bertanggung jawab,” tambah Ilhamzah.

JAN Sulsel juga mengimbau seluruh warga binaan serta keluarganya agar tidak takut melapor jika mengalami praktik serupa.

“Pemerasan adalah tindak pidana. Siapapun pelakunya, apapun jabatannya, harus diproses hukum,” tutup Ilhamzah.

Hingga berita ini diterbitkan, masih dilakukan upaya untuk konfirmasi maupun klarifikasi dari pihak terkait

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300