Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Profil Prof Sukardi Weda, Bacalon Rektor Unhas 2026–2030

×

Profil Prof Sukardi Weda, Bacalon Rektor Unhas 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Prof Sukardi Weda.
Example 325x300

klikkiri.co – Mantan Wakil Rektor III Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus mantan Wakil Rektor I Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (Kalla Institut), Sukardi Weda, resmi mengajukan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026–2030.

Pendaftaran dijadwalkan pada Jumat, 29 Agustus 2024, pukul 13.30 WITA. Sukardi mengaku telah menyiapkan seluruh berkas yang dipersyaratkan panitia, termasuk memaparkan visi besarnya bila terpilih memimpin Unhas.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Alumnus murni Unhas ini mengenyam pendidikan S1, S2, dan S3 di kampus merah tersebut, bahkan empat kali diwisuda di Unhas. Ia menyelesaikan Magister Manajemen Strategik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada 2013 dengan tesis bertema Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) menuju World Class University (WCU).

Sukardi bukan sosok baru di Unhas. Ia mengabdi hampir dua dekade (1990–2008) di berbagai posisi strategis, termasuk sekretaris Dekan Fakultas Teknik (1998–2002), sekretaris Dekan Fakultas Peternakan (2006–2008), dan asisten dosen di MKU serta Pusat Bahasa.

Dalam visinya, Sukardi menegaskan Unhas harus dipimpin dengan semangat besar untuk menjadi universitas kelas dunia. Ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi sumber daya manusia, termasuk 471 guru besar Unhas per Agustus 2025, untuk mendorong penelitian dan kolaborasi industri.

“Unhas harus aktif menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi top dunia seperti Harvard, Cambridge, NUS, Peking University, MIT, dan lainnya. Jumlah mahasiswa asing juga perlu ditingkatkan agar kontribusi Unhas semakin dirasakan publik,” ungkapnya.

Sebagai pilar strategi, Sukardi mengusung Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) sebagai kerangka penjaminan mutu. Menurutnya, MBNQA merupakan metode manajemen kinerja organisasi yang komprehensif, diakui dunia, dan relevan untuk pendidikan tinggi.

MBNQA mengukur kinerja unggul melalui tujuh kriteria: kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pelanggan dan pasar, pengukuran dan manajemen pengetahuan, fokus tenaga kerja, manajemen operasi, serta hasil bisnis.

Sukardi optimistis pendekatan ini dapat mendorong Unhas menjadi perguruan tinggi bereputasi global, unggul dalam tridarma, dan berdampak nyata bagi bangsa.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300