Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

HMI Korkom Perintis Makassar Diskusi Publik: Sumpah Pemuda sebagai Benteng di Era Digital

×

HMI Korkom Perintis Makassar Diskusi Publik: Sumpah Pemuda sebagai Benteng di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Perintis (KORKOM Perintis) Cabang Makassar sukses menyelenggarakan diskusi publik bertema “Sumpah Pemuda Sebagai Doktrin Stabilitas Nasional: Mengurai Ancaman Ideologi Digital, Disinformasi, dan Integritas Kebangsaan”. Acara ini berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Mini Ballroom Universitas Fajar, Makassar, dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai latar belakang.

Diskusi ini bertujuan untuk mengupas relevansi nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam menghadapi tantangan di era digital, khususnya terkait ancaman ideologi digital dan disinformasi yang dapat mengancam integritas kebangsaan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam diskusi ini beberapa narasumber diantaranya IPDA Ahmad Fatir, S.H., M.H., C.P.M. (Panit 2 Unit 2 Subdit 6 Ditreskrimsus Polda Sulsel): Membahas ancaman keamanan dan hukum terkait penyebaran ideologi digital serta disinformasi yang berpotensi memecah belah stabilitas nasional.

Selanjutnya Dr. Muliyadi Hamid, S.E., M.Si. (Dosen Universitas Fajar): Menyajikan perspektif akademis tentang bagaimana Sumpah Pemuda dapat diinternalisasi sebagai doktrin untuk memperkuat integritas kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda kampus.

Narasumber lainya H. Mahmud (Pengurus KAHMI Sulawesi Selatan): Menyoroti peran organisasi kemahasiswaan dan pemuda dalam menjaga persatuan serta melawan narasi-narasi negatif di ruang digital.

Terakhir H. Suherman, S.E., M.M. (Kepala Bidang Kepemudaan & Olahraga, Bapeten Sulsel): Menyampaikan kebijakan pemerintah daerah dalam membina kepemudaan agar memiliki ketahanan ideologi yang kuat terhadap infiltrasi digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Sarah Agusallim, dan Ketua Umum HMI Korkom Perintis, Muh. Nur Fadil Sukiman. Keduanya menekankan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya seremoni, tetapi harus menjadi landasan moral dan etika bagi pemuda di era serba digital untuk menjamin persatuan bangsa.

Dalam diskusi ini yang memjadi catatan penting bahwa disinformasi dan ideologi digital merupakan wujud penjajahan gaya baru yang mengancam persatuan. Para peserta, yang didominasi oleh mahasiswa, diajak untuk menjadi “Agen Literasi Digital” dan menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai filter utama dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Muh. Nur Fadil Sukiman, Ketua Umum Korkom Perintis, dalam penutupannya menyampaikan, “Persatuan di masa kini diuji di layar ponsel kita. Jika pemuda tidak mampu menjaga integritas kebangsaan dari hoaks dan ideologi menyimpang, maka cita-cita Sumpah Pemuda terancam. Kegiatan ini adalah ikhtiar nyata kami untuk membentengi diri dan lingkungan sekitar.”

Kegiatan ini diharapkan dapat memicu kesadaran kolektif di kalangan pemuda Makassar untuk lebih bijak dalam berinteraksi di ruang digital dan memprioritaskan persatuan di atas kepentingan kelompok.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300