Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Camat Manggala Paparkan Strategi Implementasi Wajib Pilah Sampah di Dialog TVRI Sulsel

×

Camat Manggala Paparkan Strategi Implementasi Wajib Pilah Sampah di Dialog TVRI Sulsel

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Camat Manggala, Ahmad, S.Sos., menghadiri Live Dialog TVRI Sulawesi Selatan bersama Camat Ujung Pandang dan Camat Tamalate dalam diskusi bertajuk “Implementasi Wajib Pilah Sampah di Tingkat Kecamatan Kota Makassar.” Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi antarkecamatan dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait penerapan pemilahan sampah dari sumbernya.

Dialog yang disiarkan secara langsung tersebut membahas berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah kecamatan dalam mengedukasi masyarakat agar membiasakan memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah. Melalui forum ini, masing-masing kecamatan turut memaparkan berbagai inovasi dan pendekatan yang diterapkan untuk memperkuat budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam kesempatan tersebut, Camat Manggala Ahmad menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program wajib pilah sampah tidak dapat bergantung pada pemerintah semata. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

“Program wajib pilah sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, tetapi keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah. Jika ini menjadi kebiasaan bersama, maka volume sampah yang masuk ke TPA akan berkurang secara signifikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kecamatan Manggala terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi di tingkat kelurahan, penguatan peran RT/RW, optimalisasi Bank Sampah Unit (BSU), pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), serta membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan.

Menurut Ahmad, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan transformasi pengelolaan sampah. Selain mengurangi timbulan sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), upaya tersebut juga mendorong pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi melalui konsep ekonomi sirkular.

Melalui dialog ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah antarkecamatan dalam mendukung kebijakan wajib pilah sampah di Kota Makassar. Pemerintah Kecamatan Manggala menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program dan inovasi yang mendorong masyarakat membangun budaya hidup bersih, peduli lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300