Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Jambore Pelayanan Publik di Kajang, Disdikbud Layani 134 Guru dan Tenaga Kependidikan

×

Jambore Pelayanan Publik di Kajang, Disdikbud Layani 134 Guru dan Tenaga Kependidikan

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Jambore Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali menghadirkan layanan langsung ke tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan berlangsung di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Rabu–Kamis, 7–8 Oktober 2026.

Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membuka layanan dalam kegiatan tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba. Tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan juga menghadirkan berbagai layanan kepegawaian dan kependidikan bagi para guru serta tenaga kependidikan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung Saputra, mengatakan, kehadiran Dinas Pendidikan dalam Jambore Pelayanan Publik menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada para guru dan tenaga kependidikan, khususnya yang bertugas di wilayah Kecamatan Kajang dan sekitarnya.

“Jambore ini bukan hanya untuk masyarakat umum. Guru dan tenaga kependidikan juga membutuhkan pelayanan administrasi dan konsultasi. Dengan hadir langsung di kecamatan, mereka tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Pendidikan di kota Bulukumba untuk mendapatkan layanan tertentu,” kata Andi Buyung.

Menurutnya, berbagai kebutuhan administrasi kepegawaian, data pendidikan, hingga konsultasi terkait tugas dan layanan kependidikan dapat dikonsultasikan langsung kepada petugas yang hadir di lokasi jambore.

“Para guru selama ini hanya dibolehkan mengurus administrasi sekolah dan kepegawaiannya di Kantor Dinas setelah jam mengajar. Nah sekarang melalui jambore, mereka tidak perlu ke kota lagi,” ungkapnya.

Dalam Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Kajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melayani sebanyak 134 pengguna layanan dengan beragam kebutuhan.

Layanan terbanyak adalah Data Pokok Pendidikan (NUPTK, NISN, dan mutasi peserta didik) sebanyak 49 pengguna. Disusul layanan usulan kenaikan gaji berkala bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebanyak 32 pengguna.

Selain itu, terdapat 8 pengguna yang berkonsultasi mengenai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) pendidik dan tenaga kependidikan, serta masing-masing 7 pengguna untuk layanan konsultasi cuti, kenaikan pangkat, jabatan fungsional dan pencantuman gelar, serta konsultasi absensi melalui aplikasi Dikerja.

Adapun layanan lainnya meliputi konsultasi perpanjangan izin operasional sekolah sebanyak 6 pengguna, konsultasi mutasi PNS pendidik dan tenaga kependidikan 4 pengguna, konsultasi Info GTK 4 pengguna, serta inventarisasi aset/barang milik daerah 4 pengguna.

Dinas Pendidikan juga melayani perbaikan kesalahan atau penggantian ijazah sebanyak 3 pengguna, BOSP/BOP Kesetaraan 3 pengguna, permohonan rekomendasi kegiatan sekolah 3 pengguna, konsultasi Ujian Kompetensi Kenaikan Jenjang 2 pengguna, konsultasi Kurikulum Satuan Pendidikan 1 pengguna, serta konsultasi Program Indonesia Pintar 1 pengguna.

Andi Buyung menegaskan, pola pelayanan langsung seperti ini memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, masyarakat mendapatkan akses layanan pendidikan yang lebih dekat, sementara di sisi lain para guru dan tenaga kependidikan memperoleh kemudahan dalam menyelesaikan berbagai urusan administrasi kepegawaian.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan pendidikan hadir lebih dekat dengan para penerima layanan. Guru dan tenaga kependidikan tidak harus selalu meninggalkan tugasnya untuk datang ke kota hanya untuk berkonsultasi atau mengurus administrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mendukung pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik sebagai salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Prinsipnya adalah pelayanan yang lebih dekat, mudah, cepat dan memberikan kepastian kepada masyarakat maupun tenaga pendidik dan kependidikan,” tutup Andi Buyung.

Diketahui Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Kajang adalah jambore ketiga setelah Kecamatan Kindang dan Bontotiro.(*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300