Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gelar Milad ke-3 

×

Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gelar Milad ke-3 

Sebarkan artikel ini

Sekaligus halal bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah untuk menjalin silaturahmi dan saling memaafkan antar anggota Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa, termasuk memperingati Hari Kartini

Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa.
Example 325x300

klikkiri.co – Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa akan menggelar acara Milad ke-3 sekaligus halal bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah untuk menjalin silaturahmi dan saling memaafkan antar anggota Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa maupun kepada tamu undangan.

Selain itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa juga akan memperingati Hari Kartini di Hotel Aryaduta Makassar pada Minggu, 28 April 2024 besok.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sebagaimana diketahui bahwa acara tersebut diselenggarakan tidak lain untuk mempererat tali silaturahmi dan juga untuk memperingati Hari Jadi Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa sekaligus memperingati Hari Kartini.

Ketua Panitia acara, Dr Ery Iswary, M.Hum mengatakan acara halal bihalal ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang diadakan oleh Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa.

Dan secara kebetulan tahun ini, bersamaan dengan Milad ke-3 Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa dan juga peringatan Hari Kartini yang sebagaimana diketahui jatuh pada setiap tanggal 21 April.

“Kita berharap dengan adanya momen ini kita bersilatutahmi sekaligus mempererat kembali persaudaraan di antara keluarga Raja Gowa dan kembali saling mengenal dan bersilaturahmi satu sama lain karena selama ini rasanya susah bertemu. Intinya “Nipakambani Bellaya artinya mendekatkan kembali yang jauh,” imbuh dosen Universitas Hasanuddin tersebut.

Ery juga menyebutkan sejumlah tamu undangan yang akan hadir, beberapa diantaranya seperti Para Ketua Komunitas Adat Kerajaan Gowa, beberapa organisasi Perempuan seperti BKOW, IWAPI, Himpunan Rias Pengantin Indonesia /HARPI Melati Sulsel, HWK, dan para keluarga raja-raja Gowa.

“Kami berharap sebagai salah satu komunitas perempuan yang ada dalam naungan Lembaga Adat Kerajaan Gowa, kami mampu untuk tetap menjaga budaya Makassar agar tetap eksis di era kini agar tidak punah akibat arus globalisasi dan kemodernan zaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa, Andi Hikmawati Kumala Idjo Petta Umba berharap sebagai Ketua Umum, dirinya mengajak seluruh rumpun Keluarga Besar Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan.

“Harapan saya sebagai Ketua Umum Srikandi Balira Lembaga Adat kerajaan Gowa, mari kita memperkuat silaturahmi dan saling maaf memaafkan di antara kita rumpun keluarga besar srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa,” urainya.

Ia juga mengajak rumpun keluarga besar srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa yang berjumlah kurang lebih 200 orang dan berpencar di 24 Kabupatennya/ kota di Sulawesi Selatan itu agar cinta, melestarikan, memajukan dan mempertahankan budayanya.

“Tentu sebagai masyarakat Sulawesi Selatan yang cinta terhadap budayanya mari kita tetap melestarikan, memajukan, dan mempertahankan budaya kita masing-masing sebagai orang Bugis Makassar, Toraja, Mandar dan termasuk suku lainnya yang ada di Sulawesi Selatan,” bebernya.

Anggota DPRD Kabupaten Gowa tersebut juga berpesan agar seluruh keluarga besar Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa tetap saling menghargai.

“Berpesan agar tetap saling menghargai dan menempatkan, menposisiskan sifat-sifat Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipappaccei. Terutama kepada pemerintah di mana wilayah atau di daerah kita berdomisili,” urainya.

“Karena Kerajaan, Lembaga Adat, dan Komunitas Adat di manapun mereka berada harus bermitra dan membantu pemerintah, karena peran dan fungsi pemerintah adalah pembina, pelindung, dan memfasilitasi Kerajaan, atau Keraton, Lembaga Adat, atau Komunitas Adat yang ada di daerahnya masing-masing untuk sama-sama melestarikan adat dan Budaya kita,” sambungnya.

Permaisuri Raja Gowa ke-38 Andi Hikmawati Kumala Idjo Petta Umba juga tidak lupa mengucapkan selamat hari Kartini.

Menurut dia, peringatan Hari Kartini bukan sekedar dirayakan dan diperingati secara serimonial saja, namun ada pesan yang ditanamkan sebagai nilai yang sakral dan sarat makna tentang semangat juang wanita.

“Pesan kami sebagai wanita Bugis Makassar Kita harus kokoh, dan mandiri, dan tetap berprinsip seperti sikap dan perilaku I Fatimah Dg Takontu Krg Campagayya yang berjuang membela bangsanya,” tandasnya.

“Olehnya itu, mengingatkan kepada anggota Srikandi Balira agar lebih mengutamakan pengabdian kepada masyarakat sebagai contoh dan bukti keberadaan Srikandi Balira saat ini di kasyarakat,” tutupnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300