Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Tekan Inflasi dan Hadapi IdulAdha 1445 H, Pemkab Sinjai Kembali Gelar GPM

×

Tekan Inflasi dan Hadapi IdulAdha 1445 H, Pemkab Sinjai Kembali Gelar GPM

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co– Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) bekerjasama Perusahaan Umum Bulog Bulukumba dan beberapa pengusaha lokal, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah, di halaman kantor Disketapang Sinjai, Selasa (11/06/2024).

GPM yang serentak dilaksanakan diseluruh wilayah di Sulawesi Selatan ini telah memasuki hari kedua sejak dimulai Senin kemarin.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Pj Gubernur Sulsel prof Zudan Arif Fakhrullah secara virtual melalui zoom hadir menyapa warga diberbagai daerah yang antusias berbelanja murah.

Pemkab Sinjai diketahui rutin menggalakkan GPM, tidak lain untuk menekan inflasi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga menjelang Hari Raya IdulAdha 1445 Hijriyah.

Bukan hanya itu, pasar murah ini juga bahkan menjadi sarana promosi petani lokal Sinjai terhadap hasil pertanian dan hortikulturanya.

Menurut penuturan Pemkab Sinjai yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Sinjai, Drs. Andi Ilham Abubakar, Inflasi di Kabupaten Sinjai cukup terkendali, lantaran berada diangka 2,49 persen atau rata-rata di bawah angka inflasi Nasional.

“GPM sebenarnya kita lakukan untuk menekan inflasi meskipun alhamdulillah angkanya cukup terkendali yakni 2,49 Persen dan ini yang coba kita pertahankan,” ungkapnya.

Selain menggelar GPM, Andi Ilham juga membeberkan bahwa Pemkab rutin melakukan sidak pasar untuk memantau dan mengintervensi harga bahan pangan agar tidak melangit.

Sementara itu, Kepala Disketapang Sinjai Ir. Andi Himawan Saleh menekankan selisih harga bahan pokok di pasar murah ini sekira dua hingga tiga ribu rupiah dan ini dinilai lumayan berbeda jika dibandingkan dengan harga di pasaran.

“Selisihnya lumayan contohnya telur satu rak kita jual 47 ribu rupiah sementara yang kita ketahui dipasaran 50 ribu rupiah per rak jadi ada selisih dua hingga tiga ribu rupiah” ungkap Kepala Disketapang Sinjai.

Sebagai gambaran, Ada beberapa kebutuhan pokok yang dijajakan di Pasar Murah ini diantaranya Beras yang harganya Rp57 Ribu per 5 Kg, Telur Rp47 Ribu Per rak, Minyak goreng Kita Rp14 Ribu per Liter, Bawang Merah Rp35 Ribu per Kg, Tomat Rp15 Ribu per Kg, dan masih banyak lainnya. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300