Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Museum Karaeng Pattingalloang Hadirkan Pameran Rempah, Diplomasi, dan Ilmu Warisan Kerajaan Gowa

×

Museum Karaeng Pattingalloang Hadirkan Pameran Rempah, Diplomasi, dan Ilmu Warisan Kerajaan Gowa

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co–Museum Karaeng Pattingalloang di kawasan Benteng Somba Opu, Makassar, resmi menggelar pameran temporer bertajuk “Rempah, Diplomasi, dan Ilmu: Warisan Karaeng Pattingalloang.” Pameran ini menampilkan koleksi berharga yang mengungkap peran penting tokoh intelektual Kerajaan Gowa tersebut dalam sejarah perdagangan, hubungan internasional, dan perkembangan ilmu pengetahuan di Nusantara.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Muhammad Arafah, S.T., M.T., bersama sejumlah pejabat pemerintah, akademisi, perwakilan instansi, dan masyarakat umum.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam sambutannya, Dr. Arafah menyampaikan bahwa museum memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri bangsa melalui pendidikan sejarah dan budaya.

“Museum adalah wahana edukasi yang vital dalam membentuk jati diri bangsa dan memperkuat ketahanan nasional. Pameran ini dirancang untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” ujarnya.

Pameran ini menghadirkan sejumlah koleksi yang terbagi dalam tiga tema utama:

<span;><span;>* Koleksi rempah: Menampilkan berbagai jenis rempah-rempah yang menjadi komoditas utama Kerajaan Gowa, berikut jalur perdagangan dan pengaruhnya terhadap ekonomi dan relasi global.

<span;><span;>* Koleksi diplomasi: Berisi dokumen, surat, dan benda bersejarah yang menunjukkan hubungan diplomatik Kerajaan Gowa dengan berbagai kerajaan dan negara lain, termasuk pendekatan diplomatik Karaeng Pattingalloang.

<span;><span;>* Koleksi ilmu pengetahuan: Memperlihatkan perkembangan sains dan teknologi pada masa Karaeng Pattingalloang, termasuk sistem pertanian, teknik pembuatan kapal, dan pengetahuan astronomi.

Selain artefak, pameran juga dilengkapi panel informasi dan visualisasi interaktif yang dirancang untuk menarik minat pengunjung dari berbagai usia. Berbagai kegiatan pendukung seperti diskusi panel, workshop, dan pertunjukan seni tradisional turut disiapkan untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

Pameran ini berlangsung dari 29 hingga 31 Juli 2025 dan terbuka untuk umum. Masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, sangat dianjurkan untuk berkunjung sebagai bagian dari upaya mengenali dan memahami lebih dalam warisan budaya dan sejarah bangsa, khususnya peran Kerajaan Gowa dalam percaturan global masa lampau.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300