Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Protes PT Vale atas Bocornya Pipa Minyak Cemari Sawah

×

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Protes PT Vale atas Bocornya Pipa Minyak Cemari Sawah

Sebarkan artikel ini
Yasir Machmud.
Example 325x300

klikkiri.co — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, angkat bicara terkait insiden kebocoran pipa minyak milik PT Vale yang mencemari lahan pertanian milik warga. Insiden ini mendapat sorotan tajam lantaran minyak yang bocor langsung mengalir ke lahan sawah dan kebun masyarakat, berpotensi merusak kesuburan tanah serta mengancam ketahanan pangan lokal.

Yasir menegaskan bahwa PT Vale harus segera mengambil langkah darurat yang nyata untuk menghentikan kebocoran dan menangani dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Ini bukan hanya soal pencemaran, tapi juga ancaman serius terhadap sektor pertanian kita. Minyak yang langsung mencemari sawah akan merusak tanah dan membuat petani gagal panen. Apalagi ini terjadi di tengah upaya kita mendorong swasembada pangan di Sulawesi Selatan,” ujar Yasir.

Ia menyatakan keprihatinannya terhadap nasib para petani yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Selain kehilangan potensi hasil panen, mereka juga menghadapi ketidakpastian masa depan lahan yang menjadi sumber utama penghidupan.

“Kasihan warga, apalagi lahan sawah dan kebun mereka ikut terdampak. Harus ada tanggung jawab nyata dari pihak perusahaan. Jangan sampai masyarakat menjadi korban terus-menerus akibat kelalaian teknis,” tambahnya.

Yasir juga meminta pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup untuk segera melakukan investigasi dan pemulihan kondisi lahan yang tercemar. Ia menekankan bahwa kebocoran pipa minyak tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa, terlebih jika berulang dan berdampak langsung ke pertanian.

“Kalau kita serius ingin mencapai swasembada pangan, maka perlindungan terhadap lahan pertanian harus menjadi prioritas. Kita tidak bisa membiarkan infrastruktur industri merusak sumber kehidupan petani,” tegasnya.

Head of Coorporate Communication PT Vale Indonesia, Vanda Kusumaningrum mengatakan, insiden tersebut terjadi, Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 07.30 WITA pagi.

Usai mendapat informasi, pihaknya mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan tim Emergency Respon Group (ERG). Tim diturunkan demi mengatasi sumber kebocoran ditangani.

“Sejak pertama kali menerima informasi, PT Vale segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan tim Emergency Respon Group (ERG) kami langsung berada di lokasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemulihan,” bebernya dikutip dari Tribun Timur.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300