Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Kota Pahlawan Jadi Saksi, Taruna Ikrar Turun Langsung ke SPPG Pastikan Pangan Aman dan Bergizi bagi Generasi Indonesia

×

Kota Pahlawan Jadi Saksi, Taruna Ikrar Turun Langsung ke SPPG Pastikan Pangan Aman dan Bergizi bagi Generasi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Komitmen pemerintah dalam mengawal kualitas pangan bagi generasi muda kembali ditunjukkan secara nyata.

Kepala BPOM RI Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan makanan yang disajikan kepada para pelajar memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi yang telah ditetapkan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan BPOM terhadap program strategis nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas.

Bagi Taruna Ikrar, keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau kekuatan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas kesehatan generasi penerus yang dibangun sejak usia sekolah.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu, setiap makanan yang mereka konsumsi harus dipastikan aman, bergizi, dan bermutu. Tidak boleh ada ruang bagi pangan yang berisiko terhadap kesehatan mereka,” tegas Taruna Ikrar saat meninjau fasilitas SPPG di Surabaya yang turut didampingi Ketua DWP BPOM RI, Ny Elfi Taruna.

Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar didampingi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI Dra. Elin Herlina, Apt., M.P., Staf Khusus Kepala BPOM RI Nor Andi Arina Wati Arsyad dan dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., Tim Ahli Kepala BPOM RI Prof. dr. Andi Armyn Nurdin, Akbar Emdra, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BPOM RI, serta jajaran Balai Besar POM di Surabaya.

Kehadiran jajaran pimpinan BPOM RI secara lengkap menunjukkan keseriusan lembaga dalam mengawal keamanan pangan yang menjadi bagian penting dari program peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah yang merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Selama peninjauan, Taruna Ikrar bersama rombongan melihat secara langsung seluruh tahapan pengelolaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi kepada para pelajar.

Taruna juga berdialog dengan pengelola SPPG, tenaga gizi, serta petugas operasional guna memastikan penerapan standar higiene, sanitasi, dan keamanan pangan berjalan secara konsisten.

Menurutnya pemenuhan gizi yang baik harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan.

Makanan yang kaya nutrisi tidak akan memberikan manfaat optimal apabila proses pengelolaannya tidak memenuhi standar keamanan. Oleh karena itu, BPOM terus memperkuat pengawasan dari hulu hingga hilir agar setiap pangan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dan bermanfaat.

“Keamanan pangan adalah fondasi kesehatan masyarakat. Gizi yang baik harus didukung oleh pangan yang aman. Dengan demikian, anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Taruna Ikrar menekankan bahwa pengawasan pangan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak melalui pendekatan ABG (Academic, Business, Government).

Sinergi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pangan yang sehat dan berkelanjutan.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran BPOM sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sistem pangan modern, BPOM terus hadir memastikan setiap produk yang dikonsumsi masyarakat, terutama anak-anak, memenuhi aspek keamanan, mutu, dan manfaat.

Dari Kota Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, Taruna Ikrar menyampaikan pesan bahwa perjuangan membangun Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari hal yang paling mendasar, yakni memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses terhadap pangan yang aman dan bergizi.

Menurutnya, investasi terbesar bangsa bukan hanya pada infrastruktur, melainkan pada kualitas manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kunjungan tersebut menjadi simbol bahwa negara hadir hingga ke tingkat pelayanan gizi masyarakat untuk memastikan setiap program berjalan dengan baik.

Dari dapur-dapur penyedia makanan hingga ruang kelas tempat anak-anak belajar, BPOM terus mengawal agar setiap suapan yang dikonsumsi generasi muda Indonesia menjadi bekal menuju masa depan bangsa yang lebih kuat, sehat, dan berdaya saing global.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300