Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Asri Lambo Nahkodai Perpekindo: Menyatukan Kekuatan Petani Kelapa, Menyambut Masa Depan Komoditas Nasional

×

Asri Lambo Nahkodai Perpekindo: Menyatukan Kekuatan Petani Kelapa, Menyambut Masa Depan Komoditas Nasional

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Nasional (Munas) II Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) yang digelar di Aula Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Palembang, menetapkan Asri Lambo sebagai Ketua Umum Perpekindo.
Example 325x300

klikiri.co – Dari ruang musyawarah di Palembang, sebuah babak baru bagi organisasi petani kelapa Indonesia dimulai.

Musyawarah Nasional (Munas) II Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) yang digelar di Aula Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Palembang, menetapkan Asri Lambo sebagai Ketua Umum Perpekindo.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Keputusan tersebut lahir dalam forum yang mempertemukan sembilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perpekindo dari berbagai provinsi di Indonesia. Munas tidak hanya menjadi ruang untuk menentukan siapa yang akan memimpin organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali arah perjuangan petani kelapa di tengah besarnya potensi komoditas kelapa Indonesia.

Dalam forum tersebut, turut ditetapkan Hasrul Harahap sebagai Sekretaris Jenderal dan Sudirman sebagai Bendahara Umum. Ketiganya akan menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda organisasi Perpekindo ke depan.

Bagi Asri Lambo, amanah tersebut datang bersama tanggung jawab yang tidak ringan. Ia menyadari bahwa memimpin organisasi petani kelapa nasional bukan sekadar menjalankan struktur kepengurusan, tetapi juga membawa aspirasi para petani yang selama ini menggantungkan kehidupan dari komoditas kelapa.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh DPW Perpekindo dari berbagai daerah di Indonesia. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memperkuat organisasi dan memperjuangkan kepentingan petani kelapa di seluruh tanah air,” ujar Asri Lambo usai terpilih.

Di bawah kepemimpinannya, Perpekindo diarahkan untuk tidak berhenti sebagai organisasi administratif. Asri ingin menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar tempat para petani kelapa menyatukan kepentingan, memperkuat kapasitas dan memperjuangkan masa depan komoditas kelapa secara bersama-sama.

“Perpekindo harus menjadi rumah besar bagi petani kelapa Indonesia. Ke depan, kami akan memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas petani, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani kelapa,” katanya.

Menurut Asri, Indonesia memiliki potensi kelapa yang besar. Potensi tersebut, kata dia, harus mampu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah lebih besar bagi petani dan masyarakat.

“Potensi kelapa Indonesia sangat besar dan harus mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Munas II Perpekindo pun menjadi lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan. Forum tersebut memperlihatkan adanya kebutuhan untuk memperkuat organisasi dari dalam, sekaligus menyusun langkah menghadapi tantangan sektor kelapa yang terus berkembang.

Di sisi lain, kepengurusan baru menyadari bahwa organisasi yang kuat membutuhkan tata kelola yang kuat pula.

Sekretaris Jenderal Perpekindo terpilih, Hasrul Harahap, mengatakan hasil Munas II merupakan titik awal untuk membangun organisasi yang lebih profesional dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Hasil Munas II ini menjadi titik awal untuk memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan yang dihadapi petani kelapa saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Umum terpilih, Sudirman, menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian penting dalam perjalanan kepengurusan baru.

“Kami berkomitmen membangun organisasi yang transparan dan akuntabel sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan petani kelapa Indonesia,” katanya.

Kini, setelah Munas II berakhir, pekerjaan besar justru baru dimulai. Amanah kepemimpinan berada di tangan Asri Lambo bersama jajaran pengurus baru.

Dari Palembang, Perpekindo membawa semangat baru: memperkuat barisan petani kelapa, membangun organisasi yang semakin solid dan mendorong agar kelapa tidak sekadar dipandang sebagai hasil perkebunan, tetapi sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang dapat mengangkat kesejahteraan petani Indonesia.

Di sanalah tantangan kepemimpinan Asri Lambo dimulai—menyatukan suara petani dari berbagai daerah menjadi satu kekuatan nasional.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300