Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Densus 88 Edukasi Mahasiswa Unika, Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme

×

Densus 88 Edukasi Mahasiswa Unika, Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sulawesi Barat Densus 88 Antiteror Polri memberikan edukasi melalui kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Tomakaka (Unika) terkait pencegahan penyebaran paham ideologi ekstrem dan radikalisme. di Aula lantai 4 Unika, pada 24 September 2026.

Kuliah umum tersebut dihadiri Ketua Yayasan Tanratupattanabali Mamuju dan Rektor Universitas Tomakaka, dengan menghadirkan Suryadi Masud, eks narapidana terorisme (napiter) sekaligus praktisi/pegiat deradikalisasi, serta Muhammad Sofyan Tsauri, M.Si., eks napiter sekaligus praktisi/pegiat deradikalisasi, sebagai narasumber.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sofyan Ansari satgaswil densus 88 Sulbar menjelaskan bahwa penyebaran paham ekstrem tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga kelompok mahasiswa, pelajar, tenaga pendidik, aparatur sipil negara (ASN), hingga lingkungan pesantren. Karena itu, edukasi dinilai perlu dilakukan secara luas di berbagai lapisan masyarakat.

“Penyebaran paham-paham ini tidak hanya kepada masyarakat umum. Sasarannya juga mahasiswa, pelajar, tenaga pendidik. Makanya kita masuk ke semua lini untuk memberikan edukasi dan mencegah agar tidak ada yang terpapar.” Ujar Sofyan Ansari.

Menurut Sofyan, pola penyebaran paham ekstrem dapat dilakukan melalui interaksi langsung maupun memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial.

Ia menyebut kelompok tertentu dapat menggunakan kajian-kajian yang bersifat eksklusif hingga komunikasi melalui telepon seluler dan platform media sosial untuk menjangkau calon sasaran.

“Pelaku-pelaku teror itu melakukan penyebaran dengan sasaran di antaranya polisi, ASN, tenaga pendidik, pondok-pondok santri, pesantren, mahasiswa dan pelajar. Penyebarannya bisa melalui tatap muka dengan kajian yang sifatnya eksklusif maupun melalui handphone dan media sosial.” Jelasnya.

Melalui kuliah umum tersebut, Satgaswil Sulbar Densus 88 menekankan pentingnya membangun pemahaman dan kewaspadaan mahasiswa terhadap berbagai bentuk propaganda serta penyebaran paham ekstrem.

Mahasiswa sebagai kelompok yang aktif menggunakan teknologi informasi diharapkan mampu mengenali informasi dan narasi yang berpotensi mengarah pada paham kekerasan serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang beredar di ruang digital.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300