Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Persiapan Menerima Kunjungan Menko PMK ke Bank Sampah di Paccerakkang Makassar

×

Persiapan Menerima Kunjungan Menko PMK ke Bank Sampah di Paccerakkang Makassar

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy yang dijadwalkan berlangsung 26 Juli 2022, besok.

Klikkiri.co

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Hal itu disampaikan Fatmawati usai rapat terbatas bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Aryati Puspasari Abadi, dan Camat Biringkanaya Benyamin B Turupadang yang membahas persiapan penerimaan Kunker Menko PMK RI Muhadjir Effendy di Pemkot Makassar.  

“Insya Allah kami dari Pemkot Makassar sudah siap mendampingi Pak Menteri, dan lokus yang akan dikunjungi sudah kita siapkan. Kami terus mematangkan persiapan menyambut kedatangan beliau,” kata Fatmawati, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (25/7).

Kepala DLH Makassar Aryati Puspasari Abadi mengatakan Menteri PMK Muhadjir Effendy rencananya akan mengunjungi Bank Sampah Pusat (BSP) di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

Informasi itu berdasarkan surat resmi yang diterima Pemkot Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup dari Kemenko PMK RI.

“Jadi Pak Menteri nanti akan berkunjung ke sana (BSP Paccerakkang) untuk melihat bagaimana Bank Sampah di Kota Makassar melakukan budidaya maggot,” ungkap Puspa.

Kata Puspa, sapaannya – budidaya maggot yang berasal dari Black Soldier Flies (BSF) atau Lalat Hitam sudah dikembangkan oleh BSP Paccerakkang sebagai percontohan.

Menurutnya, budidaya maggot merupakan solusi untuk mengatasi masalah sampah rumah tangga. Sebab maggot akan mereduksi sampah sisa-sisa makanan.

Dia menjelaskan peralatan dalam budidaya maggot di BSP Paccerakkang sangat lengkap dan sudah terintegrasi. 

Sehingga pemeliharaannya mulai dari telur, larva, pre pupa, pupa hingga menjadi Lalat dewasa bisa dilihat di sana.

“Di sana ada juga mesin untuk mengekstraksi larva maggot menjadi minyak esensial yang baik untuk kecantikan dan pengobatan. Jadi di sana itu kita sudah bisa melihat bagaimana siklus pemeliharaan maggot,” jelasnya

Selain di BSP Paccerakkang, budidaya maggot juga sudah mulai dikembangkan di Bank Sampah lainnya di Kota Makassar. Seperti di Untia.

“Jadi di beberapa bank sampah lain itu kita sudah kembangkan, cuma memang untuk perlengkapan itu paling lengkap dan pengelolaan yang paripurna itu di BSP Paccerakkang,” tutupnya.

(Rizal)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300