Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Danny Pomanto Undur Pemilihan Ketua RT/RW Sampai Pemilu 2024, Fraksi Golkar Protes!

×

Danny Pomanto Undur Pemilihan Ketua RT/RW Sampai Pemilu 2024, Fraksi Golkar Protes!

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Ilustrasi pemilihan.
Example 325x300

Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Makassar menitipkan harapan kepada Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto agar tidak menunda pemilihan Ketua RT/RW secara serentak atau akrab disebut pemilu raya.

Klikkiri.co

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

klikkiri.co

Melalui Ketua Fraksinya, Abd Wahab Tahir, Rabu (5/10/2022), mengatakan, sebaiknya pemilu raya tidak ditunda dan tetap dilaksanakan tahun 2022 ini.

“Terkait teknis pemilu raya kami serahkan sepenuhnya kepada penyelenggara. Mau e-voting atau konvensional atau bentuk lain,  itu urusan penyelenggara pemilu raya. Kami tidak mencampuri urusan teknis karena nanti kesan subjektif dan menghasilkan demokrasi yang tidak objektif,” jelas politisi Golkar exponen 98 ini.  

AWT sapaan akrabnya, mengajak seluruh komponen masyarakat agar memberikan kesempatan kepada penyelenggara pemilu raya untuk mempersiapkan segala teknis pelaksanaannya. Tidak usah direcokin, boleh memberi saran dan masukan yang obyektif tapi jangan  memaksakan kehendak.

“Kita semua wajib mengawasi semua prosesnya agar diperoleh  produk  demokrasi yang ideal untuk seluruh masyarakat Kota Makassar,” tutur AWT yang juga mantan aktivis reformasi ini.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengundur pemilu raya RT/RW. 

Rencananya pemilu raya akan digelar awal November 2022, namun diundur hingga pemilihan umum serentak (pemilu) 2024. 

“Kita undur saja pilkadanya sampai waktu memungkinkan. Kita ikut saja sekalian serentak ikut pemilihan presiden, legislatif (pileg),” ujarnya Rabu, 5 Oktober 2022. 

Alasannya, pemilu raya tak bisa dilakukan lantaran tak kondusif. Ada yang setuju dan tidak menyetujui sistem pemilu raya dengan cara pemilihan elektronik atau e-voting.

“Ini karena masih pertengkaran e-voting atau tidak, kemungkinan besar daripada bertengkar dan ada kerawanan sosial, kemungkinan saya mundur saja. Daripada orang bertengkar ini sudah mau masuk tahun politik bahaya nanti,” tutur pria yang akrab disapa Danny ini. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300