Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis: Saya bukan Pengamat Politik

×

Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis: Saya bukan Pengamat Politik

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis.
Example 325x300

Menanggapi beredarnya informasi di sejumlah media online, bahwa Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis mendukung Taufan Pawe untuk maju pada pemilihan gubernur 2024 mendatang.

Hal itu dibantah oleh Prof Hamdan. Ia mengaku tidak pernah menyatakan dukungan politik saat menyampaikan tausiyah pada acara itu.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Ada memang yang mewawancarai saya tentang masa depan kepemimpinan Pak Taufan, saat sudah mau pulang, sudah naik di mobil. Saya hanya bilang, pak Taufan itu punya modal untuk memimpin wilayah lebih luas karena sukses memimpin Kota Parepare, apalagi dia salah satu ketua partai besar di Sulsel,” katanya saat dimintai klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar.

Prof. Hamdan melanjutkan bahwa dia begitu kaget membaca berita tentang dirinya dianggap menyatakan dukungan politik.

“Saya dan Pak Taufan memiliki hubungan persahabatan yang sudah lama, jadi wajarlah saya mengapresiasi kinerjanya berbasis kenyataan yang ada. Selebihnya jangan tanya saya, karena saya bukan pengamat politik,” kata Guru Besar Sosiologi UIN Alauddin tersebut.

Sebelumnya ramai diberitakan, Prof Hamdan Juhannis menilai Wali Kota Parepare, H.M Taufan Pawe layak untuk ikut berkompetisi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024 mendatang.

Prof Hamdan menilai, Taufan Pawe merupakan salah satu kepala daerah yang teruji dan terbukti dalam membangun Kota Parepare.

Hal tersebut ia katakan usai menghadiri refleksi sembilan tahun kepemimpinan Taufan Pawe, di Masjid Terapung BJ Habibie, Parepare, Senin, 31 Oktober 2022.

“Saya kira bapak Taufan sangat potensial. Beliau sukses memimpin Parepare. Itu bekal bagi beliau berkompetisi (di Pilgub Sulsel) karena kepemimpinan yang sukses. Apalagi beliau ketua partai di partai besar (Golkar Sulsel),” kata Prof Hamdan.

Dalam sambutannya, Prof Hamdan mengaku Taufan Pawe merupakan sahabat terdekatnya. Dirinya menilai, TP orang yang paling baik.

“Saya ini agak sibuk, tapi yang mengundang saya adalah sahabat terbaik saya (Taufan Pawe), jadi saya harus datang meski tadi di kampus baru habis pengukuhan guru besar. Kemudian malam ini sudah harus pulang, karena besok pagi harus ke Bali ikuti konferensi internasional. Nah, kalau Wali Kota Parepare, saya tidak ada daya dan upaya menolak, beliau terlalu baik,” ujar Hamdan membuka ceramahnya.

Di awal ceramahnya, dia mengulas tentang makna angka 9. “Sembilan angka prestasi. Itu angka paling tinggi. Urutan angka kuno, yang paling tinggi 9. Nanti ada angka 10 setelah ditemukan angka 0, tapi sudah bukan angka tunggal. Jadi 9 tahun itu menggambarkan prestasi dan pencapaian (Taufan Pawe). Apa yang tidak ada di Parepare sekarang,” ulas Hamdan.

Dia mengulas tentang stadion yang berstandar nasional sudah ada di Parepare, yakni Stadion Gelora BJ Habibie (GBH). Dan sekarang PSM Makassar bermain di Stadion GBH sebagai markasnya untuk gelaran Liga 1 Indonesia.

Kemudian Pasar Senggol yang kini sudah dibangun representatif, sangat historis dengan “cakar” yang banyak digandrungi masyarakat.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300