Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Bupati ASA Segera Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Sinjai Selatan

×

Bupati ASA Segera Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Sinjai Selatan

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) bakal membangun jembatan penghubung Desa Songing dan Desa Polewali, Kecamatan Sinjai Selatan.

Rencana pembangunan jembatan tersebut terletak di Dusun Bonto Songing dan Dusun Mattoanging Polewali. Jembatan yang akan dibangun ini akan menggantikan jembatan bambu yang sebelumnya viral di media sosial.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kepastian pembangunan jembatan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, H. Haris Achmad dalam kunjungannya melihat kondisi jembatan bambu di Desa Songing, Sabtu (4/1/2023) sore.

Menurut Haris, setelah melihat lokasinya, ada dua skema yang sementara didiskusikan, baik jembatan semi permanen (gantung) atau jembatan permanen.

Jembatan gantung yang dimaksud diperkirakan akan memakan anggaran sekitar Rp 300 juta, sedangkan jembatan permanen sekitar Rp 10 miliar sepanjang 60 meter. Namun yang paling memungkinkan kata dia adalah jembatan semi permanen.

Dia menyebut, jembatan semi permanen (gantungan) yang akan dibangun merupakan jembatan alternatif sepanjang kurang lebih 50 meter untuk memperpendek jarak warga beraktivitas. Dibanding harus memutar sejauh 5 Kilometer (Km), jika harus melalui jalan poros utama.

Selain itu perbaikan jembatan ini sekaligus untuk memudahkan siswa menyebrang ke sekolah. “Melihat kondisi yang ada kita akan bangun jembatan semi permanen (gantung). Langkah ini sesuai petunjuk Bapak Bupati (ASA Read) yang memerintah kami untuk melihat langsung kondisi jembatan bambu,” katanya.

Sementara untuk pembangunan jembatan permanen, membutuhkan perencanaan dan waktu yang lama atau menunggu hingga tahun depan. Apalagi status jalan di dua Desa tersebut masih berstatus jalan Desa, bukan jalan Kabupaten.

Haris mencontohkan, jika jembatan permanen yang dibangun, maka diperlukan musyawarah atau kesepakatan dengan warga sebagai pemilik lahan untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Jadi jembatan semi permanen (Gantung) yang akan dibangun ini adalah akses alternatif untuk memperpendek jarak tempuh warga beraktivitas. Apalagi telah ada jembatan di poros utama penghubung Songing – Polewali. Insya Allah secepatnya bisa kita realisasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Sumardi yang ikut melihat ke lokasi, mengaku akan mendukung seluruh kebijakan pembangunan yang akan dilakukan Pemkab Sinjai.

“Tentu kami dari TNI akan mendukung dan ikut memaksimalkan pelaksanaan pembangunan yang akan dilaksanakan, sama seperti perencanaan pembangunan jembatan semi permanen disini,” pungkasnya.

Peninjauan lokasi jembatan bambu viral di media sosial beberapa waktu lalu ini juga disaksikan Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, Kepala Desa Songing, Ahmad, kepala desa Polewali Mazlan serta tokoh masyarakat setempat. (IB)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300