Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekobis

Kerja Keras Camat Panakkukang Bangun Lorong Sydney Telah Berhasil Tarik Wisatawan hingga Ganjar Pranowo

×

Kerja Keras Camat Panakkukang Bangun Lorong Sydney Telah Berhasil Tarik Wisatawan hingga Ganjar Pranowo

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Ganjar Pranowo terlihat memanen cabai di Lorong Wisata Sydney di Panakkukang, Makassar. (Istimewa)
Example 325x300

Lorong wisata bernama Lorong Sydney yang berada di Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, tepatnya di Kompleks Citra Tello RW 11 RT 6, berbatasan dengan Sungai Tello.

Lorong ini berhasil mendongkrak pariwisata Kota Makassar. Terbukti dari banyaknya wisatawan hingga politisi nasional seperti Ganjar Pranowo yang telah berkunjung ke sana.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
klikkiri.co
Ganjar terlihat menangkap ikan yang dibudidaya oleh masyarakat Panakkukang. (Istimewa)

Keberhasilan ini tentu disertai alasan dan orang-orang yang penuh kerja keras di belakangnya. Sebut saja Camat Panakkukang Andi Pangeran Nur Akbar. 

Sebab tanpa adanya Camat Andi Pangeran yang terus mendorong para lurah hingga RT/RW untuk bekerja sama dan melakukan pembinaan secara berkala untuk membangun lorong menjadi daya tarik tersendiri.

Bayangkan saja, potensi yang ada di Sungai Tello ini coba dimaksimalkan oleh Kecamatan Panakkukang untuk jadi daya tarik.

Sungai ini sebelumnya tidak dikelola, bahkan banyak berdiri rumah kumuh, tetapi pemerintah kecamatan mengajak warga untuk memanfaatkan dan menata bantaran sungai tersebut menjadi kawasan yang indah.

Camat Panakkukang, Andi Pangeran Nur Akbar mengatakan bahwa upaya membangun lorong itu harus diakui tidak terlalu gampang, namun progresnya luar biasa karena sudah dikunjungi wisatawan.

LORONG SYDNEY

Lorong Sydney terdapat Cafe Terapung. Yakni makan di atas perahu sambil menyusuri Sungai Tello.

Perahu ada berkapasitas 10 orang, 15 orang dan 20 orang. Tarifnya mulai Rp 100 ribu per pacs. Sudah termasuk makan di atas perahu dan menyusuri sungai selama 45 menit.

Ada pula hiburan, seperti karaoke,akustik atau kecapi, tergantung request.

Menurut Andi Pangeran, inilah menjadi daya jual dari Lorong Sydney.

“Kita bisa dapat pengalaman yang tidak didapatkan di tempat lain, bahkan satu-satunya di Makassar. Kita bisa makan di atas perahu sembari menyusuri Sungai Tello. Inilah nilai jual kami kepada wisatawan,” tuturnya.

Selain itu, setiap RT punya kebun masing-masing. Kebun ingin dikelola untuk tanaman seperti, cabai, bawang, bayam selada, bahkan padi dengan cara ditanam di pot. Ada pula budidaya ikan, seperti ikan nila dan lobster. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300