Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dirga Saputra: Kota Makassar Perlu Berbenah soal PPDB

×

Dirga Saputra: Kota Makassar Perlu Berbenah soal PPDB

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Pembina LAKIN, Dirga Saputra. (Pribadi)
Example 325x300

klikkiri.co – Kota Makassar saat ini sedang dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2023/2024. Namun ada beberapa masalah dalam pelaksanaannya.

“Tentu perlu kita kontrol bersama pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2023/2024 Kota Makassar. Sejalan dengan visi misi Wali Kora Ir H Moh Ramdhan Pomanto dengan 18 revolusi pendidikan ini perlu kita kawal,” kata Dirga sebagai Pengamat Kebijakan Publik dan Hukum. Selasa, 27 Juni 2023.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dirga Saputra menilai Disdik Makassar tidak menjalankan amanah Permendikbud RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang penerimaan peserta didik baru taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas juga tidak menjalankan Juknis PPDB yang dibuat sendiri oleh Disdik Makassar prihal laporan masyarakat.

Disdik Makassar juga dianggap tidak menjalankan Surat Edaran Surat Edaran Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset Dan Teknologi Nomor 7979/A5/HK.04.01/2023 Tentang Pelaksanaan PPDB Tahun ajaran 2023/2024.

“Contoh yang tidak dijalankan seleksi PPDB melalui jalur afirmasi dibuka terlebih dahulu bagi calon peserta didik yang tidak mampu dan calon peserta didik penyandang disabilitas tanpa membatasi ragam disabilitas, faktanya jalur Zonasi yang didahulukan harusnya kan sesuai surat edaran,” ujarnya.

Dalam aturannya, sangat jelas bahwa yang didahulukan adalah jalur afirmasi ini sangat miris seolah olah Dinas Pendidikan Kota Makassar menjalankan aturan sendiri tidak mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan.

“Kemudian di lapangan masih ada kita temui persoalan ditengah-tegah orang tua calon siswa baru,” tuturnya.

Olehnya itu, harusnya disdik mempunyai layanan aduan masyarakat ini juga tidak dijumpai, yang mana itu sangat dibutuhkan masyarakat jadi memang banyak regulasi yang tidak dijalankan.

“Dengan adanya budi pekerti, tiap-tiap manusia berdiri sebagai manusia merdeka (pribadi), yang dapat memerintah atau menguasai diri sendiri. Inilah manusia beradab dan itulah maksud dan tujuan pendidikan dalam garis besarnya,” ungkapnya. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300