Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Narasi

KNPI Makassar Dialog Akhir Tahun soal Pemilu 2024, Pemuda: Bagaimana Jika Kami Golput Saja?

×

KNPI Makassar Dialog Akhir Tahun soal Pemilu 2024, Pemuda: Bagaimana Jika Kami Golput Saja?

Sebarkan artikel ini

“Kami tegaskan bahwa Pemuda, khususnya kami di KNPI Makassar mengharamkan money politik, dan mari kita sukseskan pemilu 2024,” ujar Bung Arul—sapaan Hasrul Kaharuddin.

Klikkiri.co
DPD KNPI Kota Makassar menyelenggarakan dialog akhir tahun tahun dengan tema “Membina Pemilih Milenial dalam Menangkal Hoax dan Penyebab Perpecahan Pemilu 2024.” yang berlangsung di Sekretariat KNPI Makassar. Rabu, 27 Desember 2023.
Example 325x300

klikkiiri.co – Dalam menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, DPD KNPI Kota Makassar menyelenggarakan dialog akhir tahun tahun dengan tema “Membina Pemilih Milenial dalam Menangkal Hoax dan Penyebab Perpecahan Pemilu 2024.” yang berlangsung di Sekretariat KNPI Makassar. Rabu, 27 Desember 2023.

Pemateri yang dihadirkan adalah Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Hasruddin Husain; dan Pengamat Politik Dr Ir Natsar Desi, M Si, dan Ketua KNPI Makassar, Hasrul Kaharuddin. 

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Hasrul Kaharuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wadah membina pemuda untuk terlibat aktif dalam pemilu 2024 dan melakukan pengawalan atas pelanggaran pemilu.

“Kami tegaskan bahwa Pemuda, khususnya kami di KNPI Makassar mengharamkan money politik, dan mari kita sukseskan pemilu 2024,” ujar Bung Arul—sapaan Hasrul Kaharuddin.

Salah satu pemuda yang hadir dalam dialog tersebut memberi tanggapan cukup serius, ia mengatakan bahwa bagaimana jika pemuda memilih Golput lantaran pemilu sangat rentan dengan perpecahan dan money politik.

“Pemilu kita saat ini cukup buruk menurut kami, sebab ilmu mengenai demokrasi sesungguhnya tidak membenarkan soal money politik, tapi para kontestan cenderung melakukan money politik, sehingga bagaimana jika pemuda Golput saja?” kata Ibrahim.

Ditanggapi Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain pihaknya tidak bisa melarang money politik, tapi jika ditemukan maka akan disikapi secara serius.

“Sementara Golput itu tetap datang ke TPS mencoblos, tapi yang dicoblos adalah kertas yang berwarna putih di luar garis sehingga hasilnya tidak sah. Itulah disebut Golongan Putih atau Golput,” jelasnya. 

Selain itu, Natsar Desi secara tegas mengatakan bahwa pemuda yang hadir dalam diskusi ini tidak terlihat sebagai generasi emas di masa yang akan datang.

“Tetapkan pilihan anda, anda perlu datang ke TPS untuk menentukan pilihan anda. Anda lah yang harus meretas lingkaran setan money politik itu,” terangnya pria yang akrab disapa Doktor Aloq. (***)

 

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300