Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Kinerja Polres Bantaeng Dinilai Lamban Tangani Kasus Ini

×

Kinerja Polres Bantaeng Dinilai Lamban Tangani Kasus Ini

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Kifli—seorang siswa SMA yang masih di bawah umur di Kabupaten Bantaeng harus mengalami trauma berat usai dirinya menjadi korban pengeroyokan di Desa Rappoa Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, 7 hari yang lalu.
Example 325x300

klikkiri.co – Sangat disayangkan nasib Kifli—seorang siswa SMA yang masih di bawah umur di Kabupaten Bantaeng harus mengalami trauma berat usai dirinya menjadi korban pengeroyokan di Desa Rappoa Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, 7 hari yang lalu.

“Korban kembali ke rumahnya setelah mendapatkan perawatan medis di RS Wahidin Makassar, kondisi korban belum sepenuhnya membaik. Ingatan korban masih terganggu karena efek dari benturan batu dan bekas operasi. Korban masih trauma dengan kejadian tersebut,” ucap jasman, ayah korban.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Achmad Amiruddin selaku sepupu korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Bantaeng, namun tindak lanjut kepolisian belum maksimal dalam proses perkara ini, terbukti lemah dan tidak profesionalnya kinerja Tim Resmob Polres Bantaeng yang menyebabkan pelaku masih berkeliaran.

“Jumlah pelaku yang menurut korban dan saksi sangat banyak, tetapi hingga saat ini yang berhasil tertangkap hanya satu orang,” ujarnya.

Dengan kejadian ini, lanjut Aan—sapaan akrabnya yang menegaskan Kapolres Bantaeng harus memerintahkan aparatnya untuk bertindak cepat untuk menangkap para pelaku sebab ini akan berimplikasi pada semakin menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian maka aparat penegak hukum seharusnya garda terdepan untuk menerapkan Keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Ditempat terpisah, perkara ini juga menuai sorotan oleh banyak pihak. “Sangat miris yah, aparat kepolisian dalam hal ini saya rasa cukup lamban dalam menangani perkara ini, 7 hari setelah kejadian, public bantaeng merasa patut untuk mempertanyakan ada apa sehingga kepolisian seolah lamban dalam mencari dan menangkap pelaku yang sudah bertindak sangat tidak manusiawi terhadap korban?” tutur Haedar salah seorang dosen pada salah satu perguruan tinggi di Sulbar.

Dia berharap pelaku di beri hukuman yang setimpal dan korban mendapatkan jaminan perlindungan dan pemulihan atas tindakan pengeroyokan yang menimpa korban. Bukan hanya itu saja, seharusnya pihak Polres Bantaeng menjadikan ini kado prestasi menutup akhir tahun 2023 dengan menangkap para pelaku, bukan malah mengakhiri dengan citra buruk, gagal, lemah dan lamban dalam menuntaskan kasus ini.

“bukti keseriusan dalam menyuarakan keadilan, Kami akan mengawal kasus ini sampai pelaku di beri hukuman yang setimpal dan korban ini mendapatkan jaminan perlindungan pemulihan atas kejadian ini. Jika tidak ada kejelasan penanganan kasus ini kami akan melakukan aksi unjuk rasa bersama beberapa teman teman mahasiswa apalagi korban merupakan kader dari HPMB,” ungkapnya. (***)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300