Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Bappeda Dampingi Wawali Aliyah Dalam Rakor Daring Bersama Wagub Sulsel

×

Bappeda Dampingi Wawali Aliyah Dalam Rakor Daring Bersama Wagub Sulsel

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar dampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota di Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (09/04/2025).

Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Selatan digelar secara virtual dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam agenda rapat tersebut Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mewakili Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin,  juga didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Irwan Bangsawan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah A. Zulkifly, S.STP, M.Si, Kepala Bidang Perencanaan, Pemerintahan, dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Makassar, Noptiadi, S.STP, MM,  dan Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Anshar.

Dalam agenda rakor tersebut, turut hadir ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa secara virtual dari Kantor TP PKK. Ia menyampaikan dukungan aktif TP PKK dalam mensosialisasikan program-program edukatif serta melakukan intervensi langsung kepada keluarga yang berisiko tinggi mengalami stunting.

Dimana PKK memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pembinaan keluarga sangat strategis dalam menyukseskan program ini.

Agenda akor ini juga diikuti oleh berbagai pihak dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kepala Dinas KB Provinsi, DP3A Dalduk KB Provinsi, perwakilan TP PKK Sulsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulsel, serta para kepala daerah dan 24 Ketua TP PKK dari seluruh kabupaten/kota.

Agenda juga mampu menjadi wadah penting untuk berbagi inovasi dan tantangan dalam penanganan stunting di masing-masing wilayah.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dalam arahannya pada agenda rakor tersebut menegaskan bahwa penurunan angka stunting tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi.

Beliau menegaskan bahwa penurun angka stunting memerlukan kerja sama yang solid dan berkelanjutan antara seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Penurunan angka stunting masih menjadi prioritas utama di Sulawesi Selatan. Diperlukan kerja kolektif dan berkelanjutan dari semua pihak,” Ujar Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan kerja sama lintas sektor menjadi sangat penting dalam mengatasi persoalan stunting.

Persoalan stunting tidak hanya soal data atau angka, tetapi menyangkut masa depan generasi muda bangsa.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mendukung target nasional dalam menurunkan prevalensi stunting. Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang masa depan generasi kita,” Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

Melalui sesi diskusi tersebut, perwakilan dari berbagai daerah memaparkan strategi dan terobosan lokal. Melalui pertukaran informasi tersebut dapat menjadi referensi penting untuk menyusun strategi kolaboratif yang lebih efektif dan terintegrasi.

Pemerintah Kota Makassar sendiri telah menjalankan sejumlah program prioritas dalam upaya penurunan stunting, termasuk edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kepada calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga dengan balita.

Program-program tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui Posyandu, Puskesmas, serta kader kesehatan di tingkat kelurahan. Selain itu, pemanfaatan data by name by address (BNBA) terus dioptimalkan untuk memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

Data-data tersebut menjadi instrumen penting dalam proses monitoring dan evaluasi kinerja program.

Dengan diselenggarakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan dapat semakin menyadari betapa pentingnya sinergi serta upaya bersama dalam penekanan angka stunting secara signifikan sehingga mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan tangguh demi masa depan daerah dan bangsa.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300