Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Ketua DPRD Sulsel, Ketua DPRD Makassar hingga Kepala Balitbangda Hadiri Peluncuran Ardev Institute

×

Ketua DPRD Sulsel, Ketua DPRD Makassar hingga Kepala Balitbangda Hadiri Peluncuran Ardev Institute

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co — Sebuah langkah penting dalam penguatan arah pembangunan kawasan Indonesia Timur ditandai dengan peluncuran resmi Ardev Institute, sebuah lembaga riset dan advokasi kebijakan yang berfokus pada pengembangan arsitektur perkotaan yang berkelanjutan. Acara ini dirangkaikan dengan diskusi panel bertajuk “Arah Strategis Pembangunan Indonesia Timur” dan berlangsung meriah di Kota Makassar.

Dalam kesempatan bersejarah ini, Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato kunci (keynote speech) di hadapan para akademisi, pemangku kebijakan, pelaku pembangunan, serta masyarakat sipil yang hadir. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif, akademik, dan masyarakat dalam menciptakan model pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan lokal.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Pembangunan Indonesia Timur tidak bisa hanya bersifat top-down. Diperlukan pendekatan berbasis data, riset yang mendalam, serta keterlibatan masyarakat secara aktif. Kehadiran Ardev Institute diharapkan mampu menjadi katalisator dalam menghadirkan solusi inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Supratman.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ibu Rachmatika Dewi, yang juga memberikan apresiasi terhadap pendirian Ardev Institute. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pembangunan perkotaan tidak boleh mengesampingkan aspek lingkungan dan kesejahteraan sosial. “Kita butuh pendekatan baru yang berorientasi pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan ekologis. Ardev Institute hadir di saat yang tepat untuk menjawab tantangan tersebut,” ungkapnya.

Diskusi panel yang berlangsung setelah peluncuran menghadirkan berbagai narasumber dari latar belakang yang beragam, termasuk perencana kota, pakar kebijakan publik, serta aktivis sosial. Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan strategis, mulai dari pengembangan transportasi ramah lingkungan hingga desain kota yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Ardev Institute, sebagai lembaga baru, memposisikan diri sebagai pusat pemikiran dan riset kebijakan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar dan kawasan Indonesia Timur secara umum. Fokus utama lembaga ini adalah pada pengembangan arsitektur perkotaan yang berkelanjutan, berbasis partisipasi masyarakat, serta penguatan kapasitas perencanaan tata ruang yang inklusif dan responsif terhadap tantangan zaman.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Ardev Institute berharap dapat mendorong lahirnya ide-ide segar, riset aplikatif, dan aksi nyata dalam mewujudkan kota-kota di Indonesia Timur yang lebih layak huni, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Dengan peluncuran ini, Makassar menegaskan dirinya sebagai salah satu kota pelopor dalam mendorong pembangunan urban yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keberlanjutan. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300