Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Ketua KNPI Baso Muhammad Ikram Jadi Narsum Sosper Kepemudaan Bersama Legislator Muchlis Misbah

×

Ketua KNPI Baso Muhammad Ikram Jadi Narsum Sosper Kepemudaan Bersama Legislator Muchlis Misbah

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, tampil sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan.
Example 325x300

klikkiri.co — Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, tampil sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan. Acara ini diselenggarakan oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Ir. H. Muchlis A. Misbah, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh legislatif yang aktif mendorong agenda-agenda strategis kepemudaan di Kota Makassar.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh antusiasme, dihadiri oleh puluhan pemuda dari berbagai organisasi, komunitas, serta mahasiswa yang peduli terhadap kemajuan dan pemberdayaan generasi muda di daerah ini. Dalam sambutannya, Ir. H. Muchlis A. Misbah menyampaikan bahwa Perda No. 6 Tahun 2019 merupakan landasan hukum yang sangat penting untuk memberikan arah, kepastian, dan ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda dalam pembangunan daerah.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Perda ini bukan hanya dokumen normatif, tetapi harus menjadi pegangan bersama agar pemuda Makassar memiliki tempat yang jelas dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan politik,” ungkapnya.

Sebagai Ketua DPD KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram menekankan pentingnya implementasi Perda Kepemudaan secara menyeluruh, tidak hanya sebagai produk hukum yang bersifat simbolik, tetapi harus menjadi instrumen konkret dalam memajukan kualitas hidup pemuda.

“Dalam konteks kepemudaan saat ini, kita tidak bisa lagi hanya bicara soal eksistensi organisasi, tapi bagaimana regulasi seperti Perda ini dapat memberikan stimulus nyata—baik dalam hal pendidikan, kewirausahaan, akses terhadap teknologi, maupun keterlibatan dalam proses pengambilan kebijakan,” ujar Baso.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, DPRD, organisasi kepemudaan, dan dunia usaha, untuk mengoptimalkan dampak dari Perda ini. Menurutnya, sudah saatnya pemuda tidak lagi hanya menjadi objek program, tetapi menjadi subjek utama yang menggerakkan perubahan.

Lebih lanjut, dalam diskusi yang berkembang selama sesi sosialisasi, Baso Muhammad Ikram turut mendorong pembentukan forum-forum pemuda berbasis Perda, yang mampu menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah kota. Ia juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Perda ini secara berkala.

Acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara DPRD dan elemen kepemudaan di Makassar, di mana Perda Kepemudaan tidak hanya dipahami, tetapi juga dikawal bersama agar benar-benar berdampak positif dan transformatif.

DPD KNPI Kota Makassar sendiri menyatakan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan pemuda, serta memastikan bahwa setiap regulasi, termasuk Perda No. 6 Tahun 2019, dapat diimplementasikan secara efektif, adil, dan partisipatif. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300