Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Camat Bontoala Launching Program Urban Farming Terintegrasi, Hadirkan Fadly Padi hingga Kadistaru Makassar

×

Camat Bontoala Launching Program Urban Farming Terintegrasi, Hadirkan Fadly Padi hingga Kadistaru Makassar

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Inovasi terus bergulir dari wilayah Kecamatan Bontoala. Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arief, SSTP, M.E-Gov, resmi melaunching Program Urban Farming Terintegrasi pada Senin sore (23/06/2025), di Jalan Tinumbu Lorong 132 J, Kelurahan Layang, Kota Makassar.

Program ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, yang menitikberatkan pada pemanfaatan lahan tidur dan sempit di kawasan padat penduduk. Dengan konsep integrasi antara pertanian, perikanan, peternakan, dan UMKM, program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberdayakan ekonomi warga.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Hari ini kami melaunching Urban Farming Terintegrasi sebagai wujud nyata aksi perubahan saya dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan XV di LAN Makassar,” ujar Andi Akhmad Muhajir Arief, yang akrab disapa Selo, dalam sambutannya.

Dalam peluncuran tersebut, hadir musisi nasional sekaligus Staf Ahli Wali Kota Makassar, Fadly Padi, sebagai tamu spesial. Fadly dikenal aktif mengembangkan program urban farming melalui gerakan bertajuk TANAMI TANATA (Tanam di Rumah, Tanam di Lorong, Tanam di Tanah).

“Kami sengaja menghadirkan Kak Fadly, yang telah sukses mengembangkan urban farming sebagai bentuk inspirasi. Kami ingin belajar banyak dari pengalaman beliau dalam mengelola pertanian perkotaan secara mandiri dan berkelanjutan,” tutur Selo.

Camat Bontoala juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan peta tiga dimensi (3D) untuk mengidentifikasi potensi lahan dan rencana pengembangan kawasan urban farming secara komprehensif.

“Kami akan melibatkan banyak pihak, termasuk OPD teknis, kelompok tani, serta pelaku UMKM, agar program ini bisa berkembang dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Fadly menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan oleh Kecamatan Bontoala.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Camat Bontoala. Program TANAMI TANATA yang saat ini kami gagas bersama Pemkot Makassar, akan segera diterapkan di seluruh kecamatan. Dan Camat Bontoala adalah yang pertama memulai secara konkret,” ujar Fadly.

Acara launching ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Direktur PD Pasar Raya, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UKM, unsur Tripika Kecamatan Bontoala, para lurah, kelompok tani, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah tersebut.

Dengan semangat kolaborasi dan pendekatan berbasis komunitas, Urban Farming Terintegrasi di Kecamatan Bontoala diharapkan menjadi model percontohan sekaligus penggerak ekonomi berbasis lingkungan di tengah kota. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300