Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Tanam Pohon di Kindang Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

×

Tanam Pohon di Kindang Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Pemerintah Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar aksi penanaman pohon produktif di sekeliling Lapangan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Jumat, 5 Juni 2026.

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulukumba tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah. Aksi penanaman pohon ini terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan PT PLN (Persero).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bulukumba, Emil Yusri, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia telah dimulai sejak Kamis dengan penanaman pohon di bantaran Sungai Bilanrea, Kecamatan Kindang.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini kita tandai dengan penanaman pohon produktif di pinggir Lapangan Borong Rappoa. Sebelumnya, penanaman juga telah dilakukan di bantaran Sungai Bilanrea sebagai bagian dari upaya konservasi kawasan hulu,” ungkap Emil.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya berhenti pada kegiatan penanaman pohon. Pekan depan, Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan aksi bersih sampah di sepanjang Pantai Merpati. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Bulog Bulukumba untuk menggelar program penukaran sampah dengan sembako.

Menurutnya, program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

“Kami ingin mengkampanyekan bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara tepat,” jelasnya.

Emil menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba secara konsisten melakukan penanaman sekitar 2.000 pohon setiap tahun. Ke depan, kawasan bantaran sungai di wilayah Kindang sebagai daerah hulu akan terus ditanami secara bertahap guna memperkuat fungsi konservasi dan menjaga ketersediaan sumber daya air.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan daerah dan generasi yang akan datang.

“Agenda ini sangat penting. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi cerminan kondisi daerah di masa depan. Tindakan yang kita lakukan sekarang adalah untuk menjamin kelangsungan hidup daerah dan generasi mendatang,” ujar Bupati.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta tersebut mencontohkan dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan masyarakat, salah satunya pada sektor pertanian. Menurutnya, musim berbuah tanaman cengkeh saat ini sudah tidak menentu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sejak memimpin Kabupaten Bulukumba pada periode pertama, Andi Utta menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan melalui pengembangan tanaman produktif.

“Kita menanam pohon produktif karena manfaatnya ganda. Lingkungannya menjadi hijau, sementara masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari hasil tanaman tersebut,” katanya.

Ia menekankan bahwa Kecamatan Kindang sebagai wilayah hulu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di Kabupaten Bulukumba. Oleh karena itu, kawasan hutan dan tutupan lahannya harus tetap dijaga untuk mempertahankan daya serap air.

“Jika pohon-pohon di Kindang habis dibabat, maka kita hanya menunggu waktu terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kita patut bersyukur karena hutan di Kindang masih relatif terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melawan praktik pembalakan liar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi Utta menyampaikan bahwa sektor pertanian dan ketahanan pangan akan menjadi sektor yang semakin menjanjikan di masa depan. Ia mencontohkan sejumlah investor dunia yang mulai melirik sektor pertanian sebagai bidang investasi strategis.

Menurutnya, Bulukumba memiliki keunggulan berupa lahan yang subur sehingga harus dimanfaatkan secara optimal.

“Kita tidak perlu melakukan banyak modifikasi karena tanah kita sudah subur. Yang terpenting adalah jangan malas. Lahan harus produktif dan jangan dibiarkan terbengkalai. Pertanian memiliki prospek yang sangat baik untuk masa depan,” pungkasnya.

Untuk diketahui tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini adalah : Saatnya Bekerja Untuk Iklim.(*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300