Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Karang Taruna Makassar Gelar Dialog Publik: Ayo Lawan Narkoba!

×

Karang Taruna Makassar Gelar Dialog Publik: Ayo Lawan Narkoba!

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Karang Taruna Kota Makassar menggelar dialog publik bertemakan, “Antisipasi penyalahgunaan peredaran narkoba demi Makassar Mulia dan Bersinar” (Bersih Narkoba).

Dialog itu diikuti sejumlah kader Karang Taruna dan Masyarakat yang ada di kota Makassar. Berlangsung di Mal Pipo, Ahad (13/7/2025)

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Hadir sebagai narasumber Andi Werru, SH dari Badan Narkotika Nasional (BBN) Sulawesi Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Serta AKP Ahmad, Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Narkoba Polrestabes Makassar,

Muhammad Zulkifli Ketua Karang Taruna juga duduk dalam deretan narasumber.

Moderator dalam dialog publik itu dipimpin oleh Akbar Hadi, Wakil Ketua, Pengurus Karang Taruna Makassar.

Sebagai pemantik dialog Akbar Hadi menjelaskan bahaya penggunaan narkoba bagi generasi muda di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

“Dengan mengambil tema, Antisipasi penyalahgunaan peredaran narkoba demi Makassar Mulia dan Bersinar tentu harapan pemerintah dan generasi muda para penegak hukum untuk berkomitmen dalam penanganan dan pemberantasan kejahatan narkoba,” ujar Akbar membuka dialog publik itu.

Dalam kesempatan dialog itu dibuka oleh perwakilan BNN Sulawesi Selatan.

Dikatakannya, BNN dan Polri terus bekerjasama dalam pemberantasan narkotika. Selain pemberantasan narkotika, BNN Sulsel juga melaksanakan berbagai upaya dalam pencegahan.

“Berbagai upaya telah kami lakukan (BNN), Selain pemberantasan peredaran narkotika, Kami juga melakukan berbagai kegiatan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba baik itu di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan,” tutur Andi Werru.

Katanya hal terpenting adalah rumah tangga (keluarga). Keluarga sebagai ujung tombak dalam melakukan pencegahan, Terutama di lingkungan keluarga terdekat.

“Terpenting adalah di internal keluarga, Ini adalah ujung tombak dari pencegahan penggunaan narkotika. Kepala keluarga dan ibu rumah tangga harus senantiasa memberikan pemahaman kepada putra putrinya tentang bahaya penggunaan narkotika,” terang perwakilan BNN Sulsel ini.

Ditempat yang sama Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Ahmad mengatakan pihaknya belakang ini gencar melakukan pemberantasan narkotika.

“Kepolisian dalam hal ini Polrestabes Makassar, Telah berhasil melakukan pemberantasan narkotika. Terbaru pihak kami telah mengamankan narkotika jenis sabu sabu dan pil ekstasi capai puluhan kilogram,” imbuh AKP Ahmad.

Dirinya pun berharap peran masyarakat ikut dalam pemberantasan narkotika. Dimana para pengedar dan bandar narkotika saat ini mengedar barang terlarang itu dengan menggunakan media sosial.

“Jangan takut dalam melaporkan kasus narkoba, Karena rahasia pelapor dijamin kerahasiaan,” ucap AKP Ahmad.

Katanya, Untuk kasus narkotika Pelapor dijamin kerahasiaannya. Beda dalam penanganan di kasus pidana umum, Saksi pelapor turut serta dilakukan pemeriksaan.

Masih dalam dialog publik itu, Ketua Karang Taruna Makassar, Muhammad Zulkifli dalam penyampaiannya itu mengatakan sengaja mengundang pihak BNN, POLISI, KEJAKSAAN DAN KANWIL DITJENPAS agar semua bisa memaparkan peran mereka untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba termasuk di dalam institusinya. di kejaksaan kita ingin tau cara mereka mentransparankan proses penanganan kasus narkoba yang dilimpahkan dari kepolisian agar masyarakat bisa mengawal kasus narkoba,, kami menungundang pihak kanwil.
Ditjenpas supaya kami bisa tau cara mereka menangani para napi di lapas dan di rutan sehingga di pastikan mereka tidak mengedarkan barang haram itu dari dalam.. hanya saja kalau kanwil ditjenpas memang ga bisa hadir karna mereka ada kegiatan raker hingga hari sehin,, tetapi yang kami sayangkan adalah ketidakhadiran kajari atau wakil pihak kantor kejaksaan makassar dalam diskusi ini,,padahal surat resmi telah kami layankan, kami juga memberi info lansung melalui chat pribadi tetapi tidak ada satupun pihak kantor kejaksaan yang hadir

“Terus terang saya kecewa dengan ketidak hadiran dari perwakilan Kejari Makassar Padahal pihak kami telah mengundang secara resmi,” pungkas Zulkifli.

“Padahal institusi ini juga punya peran penting dalam penanganan kasus narkotika,” imbuh Zulkifli.

“Jaksa adalah pengacara negara. Jaksa inilah yang menuntut seberapa lama para bandar dan pengedar narkotika untuk dihukum oleh majelis hakim,”

“Kepolisian telah menerapkan hukuman maksimal, Tetapi terkadang jaksa dalam penerapan tuntutan hukuman kadang berbeda dengan rekan rekan dari kepolisian, Hal yang seperti ini yang ingin dengar bersama disini,” katanya.

Salah satu peserta, Dari Pengurus Karang Taruna, Makassar, Jumriati, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan mengatakan sampai hari peredaran masih terus masif berlangsung.

Jumriati melihat sampai hari peredaran masih terus masif berlangsung. Ditengah pihak BNN terus memberikan sosialis bahaya penggunaan narkoba, Tapi disisi lainnya oknum aparat penegak hukum melepas para bandar narkoba

“Saat ini anak anak usia beranjak dewasa menjadi sasaran peredaran barang terlarang tersebut,” ucap Jumriati.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300