Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Kepala Bappelitbangda Mundur, Yeni Rahman Soroti Iklim Birokrasi Pemprov Sulsel

×

Kepala Bappelitbangda Mundur, Yeni Rahman Soroti Iklim Birokrasi Pemprov Sulsel

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman.
Example 325x300

klikkiri.co—Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, angkat suara terkait pengunduran diri Setiawan Aswad dari jabatannya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel. Yeni menilai, pengunduran diri ini bukanlah kasus tunggal dan mencerminkan persoalan yang lebih mendasar di tubuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini bukan yang pertama. Sebelumnya kita juga telah menyaksikan beberapa kepala OPD yang memilih mundur, dan jika pola ini terus berulang, maka harus ada evaluasi menyeluruh terhadap gaya kepemimpinan di level eksekutif, khususnya Gubernur,” ujar Yeni dalam keterangannya, Rabu (24/7).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Menurut Yeni, mundurnya Setiawan Aswad, pejabat yang dikenal memiliki rekam jejak profesional di bidang perencanaan pembangunan, merupakan kerugian besar bagi Pemprov Sulsel. Ia menyayangkan bahwa birokrasi justru tampak tidak mampu mempertahankan figur-figur penting yang berkompeten dalam perencanaan strategis pembangunan daerah.

“Kalau kepala dinas sampai memilih mundur satu demi satu, maka yang harus ditanyakan adalah: ada apa dengan suasana kerja di bawah kepemimpinan Gubernur saat ini? Ini bukan soal individu, tapi soal tata kelola pemerintahan,” tegas mantan Anggota DPRD Makassar ini.

Yeni juga menekankan bahwa birokrasi tidak boleh berjalan dalam ketakutan atau tekanan yang tidak sehat.

“Kita butuh birokrasi yang sehat, yang memungkinkan ASN bekerja dengan nyaman, profesional, dan berbasis pada capaian kinerja, bukan loyalitas sempit,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia meminta pimpinan DPRD Sulsel untuk mengambil langkah pengawasan yang lebih tegas dan terstruktur terhadap dinamika di internal Pemprov Sulsel, termasuk melakukan pemanggilan kepada pejabat terkait untuk dimintai penjelasan atas tren pengunduran diri para pejabat eselon II yang kian mengkhawatirkan.

“DPRD jangan hanya jadi penonton. Kita harus memastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan tidak terjebak dalam konflik internal atau gaya kepemimpinan yang kontraproduktif bagi pelayanan publik,” tutup Yeni.

Sebelumnya, Setiawan Aswad resmi mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala Bappelitbangda Sulsel. Ia tercatat sebagai salah satu pejabat strategis yang memiliki peran penting dalam menyusun arah pembangunan jangka menengah daerah.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pemprov Sulsel. [*]

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300