Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

LASKAR Tuding ‘Gaya Mafia’ soal Rokok Ilegal: Itu Barang Ditahan 10 Hari Sebelum Dirilis Bea Cukai!

×

LASKAR Tuding ‘Gaya Mafia’ soal Rokok Ilegal: Itu Barang Ditahan 10 Hari Sebelum Dirilis Bea Cukai!

Sebarkan artikel ini
Barang yang diduga berisi rokok ilegal. (Istimewa).
Example 325x300

klikkiri.co – Ketua Harian Lembaga Study Hukum dan Advokasi Rakyat (LASKAR) Sulawesi Selatan, Ilyas Maulana, SH, melancarkan kritik keras terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulbagsel yang dinilainya melakukan framing dalam pemberitaan penangkapan rokok ilegal.

Menurut Ilyas, peristiwa yang diklaim Bea Cukai sebagai penangkapan terbaru sebenarnya sudah terjadi pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 02.00 WITA di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Barang tersebut diangkut oleh KM Darma Kencana 7 melalui ekspedisi Keisa Media Logistik (KML) dengan truk bernopol L 8679 PC.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Isinya jelas: rokok merek Smith hitam tanpa pita cukai dan Rocker hitam dengan pita cukai palsu, jumlahnya sekitar 16 koli. Itu fakta,” tegas Ilyas.

Yang menjadi sorotan, kata Ilyas, adalah keterlambatan publikasi informasi. “Kenapa penangkapan tanggal 5 baru dirilis ke publik tanggal 14 Agustus? Ini bukan keterlambatan biasa. Jangan-jangan drama, gayanya seperti mafia. Framing. Seolah-olah Bea Cukai sedang bekerja hebat untuk menutupi sesuatu. Bisa jadi ini upaya memoles citra di tengah gencarnya investigasi kami,” sindirnya.

Ilyas menyebut LASKAR Sulsel tengah membongkar dugaan praktik mafia kepabeanan yang mengakar di wilayah ini. “Kalau mereka berani transparan, kenapa tidak sampaikan kronologi sejak awal? Kenapa sembunyikan hampir 10 hari? Rakyat jangan dibodohi dengan rilis yang sudah dipoles. Penegakan hukum itu bukan panggung pencitraan, tapi tanggung jawab!” tegasnya.

Ia memastikan LASKAR akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak akan diam. Kalau perlu, kami buka semua data dan bukti. Negara ini tidak boleh dikuasai mafia, apalagi kalau aparat justru bermain mata,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai belum dapat dikonfirmasi. Namun redaksi terus membuka diri untuk konfirmasi maupun klarifikasi. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300