Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

LASKAR Sulsel: Pencopotan Baliho Kritik Bea Cukai Adalah Bukti Tangan Jahat Sindikat Kepabeanan

×

LASKAR Sulsel: Pencopotan Baliho Kritik Bea Cukai Adalah Bukti Tangan Jahat Sindikat Kepabeanan

Sebarkan artikel ini
Sesaat setelah dipasang dan tak lama kemudian spanduk tersebut dilepaskan oleh orang tak dikenal.
Example 325x300

klikkiri.co — Lembaga Studi Hukum dan Advokasi Rakyat (LASKAR) Sulawesi Selatan mengecam keras pencopotan baliho mereka yang terpasang di Flyover Makassar. Baliho tersebut berisi kritik tajam terhadap dugaan praktik mafia dalam tubuh Bea Cukai Makassar.

Ketua Harian LASKAR, Ilyas Maulana, S.H., menyebut aksi pencopotan itu sebagai bentuk intimidasi terstruktur dari kelompok yang merasa terancam oleh suara kritis masyarakat sipil.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Baliho kami di Flyover dicopot. Ini bukan aksi iseng, tapi bagian dari manuver licik yang dilakukan oleh jaringan terorganisir. Kami menduga kuat ada tangan-tangan kotor yang bekerja atas perintah,” ujar Ilyas.

Menurutnya, pencopotan baliho tersebut justru memperkuat dugaan LASKAR bahwa ada pihak yang terganggu dengan pengungkapan jalur gelap praktik kepabeanan yang saat ini tengah mereka soroti.

LASKAR sendiri saat ini tengah mengawal sejumlah kasus besar yang menyeret oknum pejabat Bea Cukai Makassar, termasuk skandal tiga kontainer pakaian bekas (cakar) dan dugaan jalur distribusi rokok ilegal yang diduga dikendalikan oleh seseorang bernama Jaya.

“Nama Jaya sudah lama kami pantau. Ia dikenal sebagai pemain besar rokok ilegal dan disebut sebagai penghubung antara pemilik kontainer cakar dengan oknum bea cukai. Ketika kami mengungkap jalur ini, tiba-tiba baliho kritik kami dirobek. Apakah itu kebetulan? Kami rasa tidak,” tegas Ilyas.

Ia menilai, tindakan perusakan tersebut merupakan upaya membungkam kritik dan bentuk teror terhadap gerakan masyarakat sipil. Namun, LASKAR memastikan mereka tidak akan mundur.

“Kalau mereka pikir merobek baliho bisa membungkam suara rakyat, mereka salah besar. Justru ini memperkuat tekad kami. Kami tidak akan berhenti sebelum mafia kepabeanan dibongkar hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Ilyas menutup pernyataan dengan pesan keras:

“Tunggu saja. Kami akan buka semuanya. Tidak ada mafia yang lebih kuat dari kebenaran.”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum dapat dikonfirmasi. [*]

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300